Kejutan Lebaran! Pemerintah Cairkan Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025

Kusumawati - Rabu, 18 Maret 2026 20:08 WIB
Atlet paragames Indonesia menerima bonus (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Kabar gembira menyelimuti keluarga besar National Paralympic Committee (NPC) Indonesia menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Pemerintah secara resmi mencairkan bonus bagi para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand, Selasa (18/3/2026).

Apresiasi ini diberikan atas capaian luar biasa kontingen Indonesia yang berhasil membawa pulang total 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu dari Nakhon Ratchasima. Wasekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto, menyebut pencairan bonus ini sebagai "kejutan luar biasa" dari Presiden Prabowo Subianto dan Menpora Erick Thohir.

"Kami sangat mengapresiasi pemerintah karena sebelum lebaran, penghargaan untuk para atlet maupun pelatih berprestasi sudah bisa turun. Ini kejutan yang sangat dinantikan," ujar Rima.

Setara Atlet SEA Games

Rima menjelaskan bahwa nilai bonus yang diterima para pejuang olahraga disabilitas ini setara dengan bonus atlet SEA Games 2025. Kendati demikian, ia mengingatkan para atlet agar bijak dalam mengelola dana tersebut untuk masa depan.

"Kami berharap para atlet bisa me-manage dengan seksama agar bonus ini bermanfaat tidak hanya saat masih jaya, tetapi juga ketika nanti sudah pensiun," tambahnya.

Kegembiraan senada diungkapkan oleh atlet Boccia peraih dua emas, Gischa Zayana, dan atlet para atletik, Taufik Abdul Karim. Keduanya mengaku kaget sekaligus bersyukur atas perhatian pemerintah yang tepat waktu.

"Alhamdulillah senang, pas di momen Lebaran. Bonus ini mau dipakai buat investasi jangka panjang dan masa depan anak-anak," ungkap Taufik yang sukses menyabet tiga medali emas di Thailand.

Bahan Bakar Menuju Nagoya 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung setiap insan olahraga yang berprestasi di kancah internasional.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara sekaligus motivasi bagi seluruh insan olahraga untuk terus berprestasi," tegas Erick.

Pencairan bonus ini diharapkan menjadi suntikan semangat tambahan bagi para atlet yang kini tengah menjalani pemusatan latihan menuju ASIAN Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, yang akan berlangsung Oktober mendatang. Dengan dukungan penuh pemerintah, kontingen Indonesia optimistis dapat kembali mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi Asia.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS