Inovasi Big Data Dosen UNS Amankan Baterai Motor Listrik
SOLO (Soloaja.co) – Ekosistem kendaraan listrik di Indonesia mendapat suntikan inovasi teknologi mutakhir. Yusuf Priyandari, mahasiswa Program Doktor (S3) Teknik Industri Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, sukses mengembangkan sistem analitika Big Data untuk memantau kerentanan operasional stasiun penukaran baterai motor listrik (EM-BSCS).
Inovasi yang dipresentasikan dalam Yudisium Promosi Doktor di Fakultas Teknik (FT) UNS, Jumat (6/2), ini menjawab tantangan kompleksitas layanan pengisian baterai, mulai dari gangguan teknis hingga pengaruh lingkungan yang sering kali menurunkan kepercayaan konsumen.
Deteksi Dini Kerentanan Lewat Dashboard IoT
Dalam risetnya, Yusuf menggunakan pendekatan Big Data–Causal Inference untuk mengukur sejauh mana sebuah stasiun pengisian baterai rentan terhadap gangguan. Ia menciptakan metrik yang mampu mengklasifikasikan kondisi stasiun ke dalam lima kategori, mulai dari "Tidak Rentan" hingga "Sangat Rentan".
"Kami memantau 124 titik stasiun di Jakarta selama tiga bulan pada tahun 2023. Hasilnya, berdasarkan 880 ribu data transaksi, mayoritas stasiun berada dalam kondisi aman atau hanya berpotensi rentan. Ini sinyal positif bagi pengguna motor listrik agar tidak ragu menggunakan layanan tersebut," terang Yusuf.
Data riset menunjukkan bahwa stasiun offline menjadi gangguan paling dominan (61%), disusul masalah baterai tidak terdeteksi, pintu kabinet macet, hingga kerusakan konektor.
Otomatisasi Laporan Gangguan dengan Kecerdasan Buatan
Salah satu terobosan penting dalam disertasi ini adalah penggunaan model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dari Beijing Academy of Artificial Intelligence (BAAI). Sistem ini mampu memproses deskripsi gangguan dari pelanggan secara otomatis menjadi informasi teknis yang akurat.
"Proses otomatisasi ini membantu perusahaan mempercepat pengambilan keputusan. Jika ada gangguan, sistem langsung tahu jenisnya sehingga penanganan bisa lebih efektif," imbuh Yusuf yang juga merupakan tenaga pendidik di Prodi Teknik Industri FT UNS.
Riset Berkelas Dunia dengan Predikat Sangat Memuaskan
Penelitian Yusuf tidak main-main. Di bawah bimbingan promotor Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo dan tim, luaran riset ini telah menembus jurnal internasional bereputasi Q1, Scientific Reports (Nature Research) pada tahun 2025.
Prof. Wahyudi Sutopo mengapresiasi capaian anak didiknya yang berhasil mengintegrasikan big data dan hubungan sebab-akibat (causal inference) untuk menilai rantai pasok layanan digital. Prestasi ini semakin lengkap dengan raihan IPK 3,96 dan predikat Sangat Memuaskan.
"Doktor Yusuf telah memberikan kontribusi nyata bagi peta jalan riset rekayasa industri, khususnya dalam mendukung komersialisasi inovasi teknologi motor listrik di Indonesia," pungkas Prof. Wahyudi.
Dengan adanya model pemantauan ini, diharapkan perusahaan pengelola stasiun baterai motor listrik dapat melakukan langkah mitigasi yang lebih tepat sasaran, menjaga efisiensi operasional, dan memberikan rasa aman maksimal bagi para penggunanya.
