Ingin Kerja dari Rumah? Ini 8 Lowongan WFH yang Menipu

Redaksi Daerah - Rabu, 07 Januari 2026 14:23 WIB
8 Jenis Lowongan Kerja WFH yang Ternyata Penipuan (Freepik.com/jcomp)

JAKARTA — In this economy, mendapatkan pekerjaan apalagi pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah atau work from home (WFH) adalah impian banyak orang.

Namun, hal ini juga menjadi sebuah celah penipuan yang dilakukan pihak bertanggung jawab. Banyak penipu berpura-pura sebagai perusahaan atau agency independen, menawarkan pekerjaan jarak jauh lalu menipu para pencari kerja.

Alih-alih mendapatkan pekerjaan dari perusahaan bonafide, para pelaku kejahatan siber justru menjebak korban melakukan pekerjaan dari rumah hanya untuk mencuri data pribadi atau meminta pembayaran di awal dengan berbagai alasan.

BACA JUGA: Waspada! Ini 5 Penipuan di Internet yang Lagi Marak

Penipuan Lowongan Kerja dari Rumah atau WFH

Penipuan Lowongan Kerja dari Rumah atau WFH

Penipuan kerja dari rumah adalah lowongan kerja palsu yang memberikan janji palsu, mengiming-imingi calon korban dengan pekerjaan paruh waktu atau penuh waktu dari rumah, padahal sebenarnya tujuan mereka adalah korban yang akan membayar sejumlah uang untuk mereka.

Dilansir dari Reader’s Digest, lowongan kerja WFH palsu ini terdiri dari dua jenis, yaitu lamaran kerja palsu dan biaya pembayaran palsu.

Lamaran kerja palsu, korban akan diminta mengisi formulir, kemudian data pribadi Anda dicuri yang akhirnya berujung pencurian identitas.

Biaya dan pembayaran palsu, Anda akan diminta membayar biaya administrasi, pelatihan, sertifikasi, atau peralatan kerja yang mereka berikan.

Tujuan dari modus-modus ini adalah hanya untuk menipu korban.

Semua orang pencari kerja berisiko terjebak skema penipuan lowongan kerja dari rumah ini, terutama bai anak muda dan fresh graduate karena mereka cenderung ingin cepat mendapat pekerjaan pertama.

BACA JUGA: 7 Cara Terbaik Beli iPhone Bekas Berkualitas Tanpa Tertipu

Jenis Penipuan Kerja dari Rumah yang Paling Umum Terjadi

8 Jenis Penipuan Kerja dari Rumah yang Paling Umum Terjadi

Berikut beberapa modus penipuan pekerjaan kerja dari rumah atau work from home (WFH) yang sering terjadi, seperti yang dilansir dari Reader's Digest.

1. Penipuan untuk MemBayar Pelatihan

Anda dinyatakan diterima kerja, lalu recruiter akan meminta Anda membayar biaya sertifikasi atau pelatihan palsu dengan janji nanti akan diganti.

2. Penipuan Perbaikan CV

Jenis Penipuan Kerja dari Rumah yang Paling Umum Terjadi: Penipuan Perbaikan CV

“Recruiter” palsu menyuruh Anda membayar jasa pembuatan CV agar bisa dapat kerja WFH yang mereka tawarkan.

3. Penipuan Beli Peralatan

Anda akan diminta membeli alat kerja sendiri, kemudian recruiter berjanji akan mengganti biaya yang Anda keluarkan, tapi akhirnya uang Anda hilang dan pekerjaan yang ditawarkan tidak ada.

4. Penipuan Kelebihan Bayar

Jenis Penipuan Kerja dari Rumah yang Paling Umum Terjadi: Penipuan Kelebihan Bayar

Perusahaan mengirim invoive atau bayaran terlalu besar, lalu meminta Anda mengembalikan selisihnya. Padahal klaim tersebut ternyata palsu.

5. Penipuan Pencurian Identitas

Anda diminta mengisi data sensitif dengan alasan “background check”, padahal modus ini dilakukan hanya untuk mencuri identitas Anda.

6. Skema MLM dan Piramida

Jenis Penipuan Kerja dari Rumah yang Paling Umum Terjadi: Skema MLM dan Piramida

Jika Anda diminta merekrut orang lain untuk dapat uang (bukan dari jual produk), itu skema piramida dan termasuk penipuan.

7. Penipuan Reshipping

Anda diminta mengemas dan mengirim barang, namun tanpa sadar Anda justru membantu pengiriman barang ilegal.

8. Penipuan Mystery Shopper

Anda diminta untuka membayar biaya pendaftaran atau pelatihan, lalu pelaku menghilang.

BACA JUGA: 6 Tips Memilih Vendor Pernikahan Jujur dan Amanah, Belajar dari WO Ayu Puspita

Itu tadi beberapa jenis penipuan pekerjaan dari rumah atau work from home (wfh) yang marak terjadi, jangan sampai terjebak!

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 07 Jan 2026

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS