Imigrasi Surakarta Layani Paspor 2.352 Calon Jemaah Haji Solo Raya
SOLO (Soloaja.co) — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta kembali memfasilitasi pelayanan paspor bagi 2.352 calon jemaah haji musim keberangkatan 2027 dari seluruh wilayah Solo Raya.
Layanan khusus ini digelar secara bertahap sejak awal September hingga pertengahan bulan, baik di Kantor Imigrasi Surakarta maupun Unit Layanan Paspor (ULP) Surakarta di Solo Baru.
Guna menjaga kenyamanan masyarakat umum serta menjamin kelancaran prosedur, keimigrasian membuka sesi khusus permohonan haji mulai pukul 15.00 WIB atau usai jam pelayanan reguler.
- Prof Pujiyono Ingatkan Anak Muda Tak Terjebak Efek Akuarium
- dr Yolla Raih Sertifikasi dari ELLANSÉ Lengkapi Layanan Estetika di NAC Solo
Rangkaian tahapan telah diawali oleh 400 jemaah asal Kabupaten Karanganyar pada 1–2 September dan 550 jemaah Kabupaten Sragen pada 3–7 September. Sementara itu, pada Selasa (8/9/2026), giliran 84 calon jemaah haji asal Kota Surakarta yang mendapatkan pelayanan.
Jadwal pelayanan akan berlanjut bagi 550 jemaah Kabupaten Boyolali pada 9–11 September. Selanjutnya, pelayanan digeser ke ULP Solo Baru untuk melayani 110 jemaah Kabupaten Wonogiri pada 14 September, 350 jemaah Kabupaten Klaten pada 15–16 September, serta ditutup dengan 288 jemaah Kabupaten Sukoharjo pada 17–18 September 2026.
- Pengurus PMI Kecamatan Dilantik, Wali Kota Solo Dorong Edukasi Kemanusiaan
- Keris Kyai Kertasura Jadi Ikon Budaya Baru Sukoharjo
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menegaskan komitmen instansinya dalam mengawal kelancaran persiapan ibadah haji. “Meski gedung operasional utama saat ini tengah dalam proses renovasi, kualitas pelayanan dipastikan tetap berjalan cepat dan optimal bagi seluruh calon jemaah.” Ungkap Bisri.
Kemudahan penyiapan dokumen perjalanan ini juga selaras dengan semangat "Imigrasi untuk Rakyat" yang digaungkan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. Melalui skema penjadwalan terstruktur ini, seluruh calon jemaah haji Solo Raya diharapkan memiliki dokumen keimigrasian secara lengkap dan tepat waktu sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.
