Imigrasi Surakarta Kawal Keamanan Seniman WNA SIPA 2026

Kusumawati - Senin, 14 September 2026 16:18 WIB
Kantor Imigrasi Surakarta pastikan WNA Seniman SIPA aman terlindungi (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta sukses memperketat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) selama gelaran Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 yang berlangsung di Pamedan Mangkunegaran, Kota Surakarta.

Pengawasan intensif ini diwujudkan melalui patroli keimigrasian selama tiga hari berturut-turut, mulai 10 hingga 12 September 2026.

Langkah preventif ini diambil guna menjaga stabilitas dan keamanan wilayah Solo Raya, sekaligus memastikan seluruh WNA yang berpartisipasi maupun hadir dalam ajang internasional tersebut mematuhi aturan keimigrasian yang berlaku.

Kegiatan diawali dengan apel briefing serta pengecekan kelengkapan personel dan armada pada Kamis (10/9) di Hotel Sahid Jaya Solo. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, serta didampingi Kakanim Kelas I TPI Surakarta, Bisri, Kakanim Kelas I Khusus TPI Semarang, dan Kakanim Kelas II Non TPI Purworejo.

Dalam pengarahannya, Haryono menginstruksikan agar pengawasan dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) secara persuasif demi menjamin kenyamanan para peserta dan wisatawan.

Tim pengawas menyisir berbagai rute strategis, dimulai dari Hotel Sahid Jaya Solo, The Sunan Hotel, Keraton Kasunanan Surakarta, Pasar Klewer, Pasar Gede, hingga titik pusat acara di Pamedan Mangkunegaran.

Selain penyisiran rute, petugas memeriksa dokumen keimigrasian serta melakukan wawancara singkat kepada para seniman asing yang menginap di hotel mitra.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menegaskan pentingnya peran imigrasi dalam mengawal agenda internasional.

“Pengawasan keimigrasian kami lakukan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas orang asing tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami juga memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat maupun peserta SIPA,” tegas Bisri.

Hingga penutupan rangkaian acara, seluruh agenda patroli berjalan lancar. Imigrasi Surakarta memastikan tidak ditemukan pelanggaran maupun gangguan keamanan yang melibatkan warga negara asing, sekaligus mempertegas komitmen penegakan hukum dan sinergi keimigrasian di Jawa Tengah.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS