GSI Youth Fest 2026 Tetap Digelar, Ada Kejutan Talent dan Jobfair 2000 Loker
SOLO (Soloaja.co) — Gerakan Solusi Indonesia (GSI) memastikan gelaran GSI Youth Fest 2026 tetap berlangsung di Stadion Indoor Manahan Solo pada Minggu, 8 November 2026. Keputusan ini diambil setelah panitia melakukan sejumlah penyesuaian agenda guna merespons dinamika serta aspirasi masyarakat.
Ketua Panitia GSI Youth Fest, Asep Abdullah Rowi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada publik dan generasi muda yang memberikan saran konstruktif. Evaluasi mendalam dilakukan agar substansi kegiatan tetap berjalan optimal.
"Sebagai bagian dari penyesuaian, GSI memutuskan untuk membatalkan kehadiran Raffi Ahmad yang sebelumnya direncanakan menjadi salah satu pengisi acara, setelah mempertimbangkan dinamika dan aspirasi yang berkembang di masyarakat," kata Asep, Selasa (3/11/2026).
- Tingkatkan Keamanan Jalan Tol, PT JSN dan PJR Jateng 7 Edukasi Sopir Truk
- Kerugian Karhutla Tembus Rp565 Triliun, Ini Temuan Terbaru CELIOS
Asep menambahkan, pihak penyelenggara juga menghormati keputusan penampil lain seperti Ndarboy Genk dan Bayu Skak yang memilih tidak melanjutkan keterlibatan mereka dalam acara tersebut. Langkah ini disepakati atas dasar saling menghormati tanpa menyalahkan pihak mana pun.
Sementara itu, Ketua Umum sekaligus CEO GSI, Hendri Tri Asmoro, menegaskan bahwa perhelatan ini didesain bukan sekadar ajang hiburan semata. Kehadiran figur publik hanya pendukung, sedangkan esensi utama acara adalah menyediakan ruang pemberdayaan bagi generasi muda.
"GSI Youth Fest juga menjadi puncak dari rangkaian program Gerakan Solusi Indonesia yang sebelumnya telah dilaksanakan di berbagai daerah melalui kegiatan pelatihan, pengembangan kapasitas, pemberdayaan, serta berbagai aktivitas untuk mendorong peran aktif generasi muda," terang Hendri.
Sebelum menuju puncak acara, GSI telah merangkul sekitar 3.400 pemuda melalui program Ngobrol Inspiratif Anak Muda di 16 kabupaten dan kota.
- Mau Beli Emas? Simak Harga Antam dan Pergerakannya 3 November 2026
- Bulan Guru Nasional 2026: SD Muh 1 Solo Gaungkan Kampanye Bangga Menjadi Guru
Sekretaris Jenderal GSI, Hilmi Asshidiqi, mejelaskan penyesuaian format acara diarahkan pada penguatan program-program yang memberi dampak langsung. Salah satunya adalah bursa kerja yang membuka akses kesempatan karier secara luas.
"Salah satu kegiatan utama adalah Job Fair yang melibatkan 35 perusahaan dengan sekitar 2.000 lowongan pekerjaan. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka akses informasi dan kesempatan kerja, sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha," jelas Hilmi.
Selain Job Fair, ajang ini menghadirkan Youth Insight Leader Forum, stan kuliner UMKM lokal, pemberian apresiasi kepada 35 Local Heroes dari berbagai pelosok Jawa Tengah, hingga peluncuran Buku Local Hero yang mengulas rekam jejak kontribusi para pemuda tersebut.
- Biarkan Struk Bicara: Ini Strategi Berburu Best Deal di Blibli Histeria 11.11
- Wajah Baru Kuliner UMS: Shelter 58 Mart Resmi Dibuka
Rangkaian program ini melengkapi konsistensi gerakan GSI sejak 2025 yang berfokus pada pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga ekonomi warga. Tercatat, GSI telah menyalurkan beasiswa untuk 20 mahasiswa di 11 provinsi, menanam 768 bibit pohon, mendistribusikan sepatu sekolah, sembako warga, hingga pembuatan peta digital jalur pendakian.
Co-Founder GSI, Anas Syahrul, berharap masyarakat dan insan muda Solo Raya dapat memanfaatkan momen penutupan rangkaian kegiatan ini untuk membangun jejaring serta kolaborasi nyata.
"GSI menyadari bahwa sebuah kegiatan tidak hanya dinilai dari siapa yang tampil di atas panggung, tetapi juga dari nilai, kesempatan, dan manfaat yang dapat dihadirkan bagi masyarakat," ujar Anas.
