Emparty Fest #1: Art of Humanity Tumbuhkan Kepedulian Dengan Seni

Kusumawati - Rabu, 05 Agustus 2026 08:50 WIB
Wamenbud Giring Ganesha bersama Wali Kota Surakarta Respati, plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Ketua Panitia Barata Sena saat pembukaan Emparty Fest #1 di TBJT. (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Komunitas Seniman Merdeka Indonesia (SMI) menggelar gelaran seni berskala nasional bertajuk Emparty Fest #1: Art of Humanity di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Solo. Perhelatan yang melibatkan sebanyak 377 seniman dari seluruh Indonesia ini berlangsung selama satu pekan penuh, mulai 4 hingga 10 Agustus 2026.

Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha, hadir langsung membuka serta meninjau rangkaian acara tersebut. Giring menyampaikan apresiasi tinggi terhadap insiatif para seniman yang merayakan nilai kepedulian melalui karya seni.

"Kebudayaan merupakan wajah bangsa yang kini dinaungi kementerian tersendiri sesuai visi presiden. Tema empati ini dinilai sangat relevan untuk mengedukasi generasi muda yang mulai kehilangan kepedulian sosial, terlebih digelar di Kota Solo sebagai salah satu jantung kebudayaan Indonesia." Ungkap Giring.

Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Giring bersama sang istri juga menghadirkan momen spesial. Saat meninjau stan pameran tanaman hias, Giring mendapat kehormatan untuk menyematkan nama jenis anggrek mewah Dendrobium dengan nama sang istri, yakni Dendrobium Cynthia Ganesha.

Ketua Panitia Emparty Fest #1, Barata Sena, menjelaskan bahwa nama Emparty merupakan gabungan dari kata empati dan party. Konsep ini mengusung semangat merayakan kepedulian sosial secara bersama-sama dengan penuh sukacita. "Menurut kami beban kemanusiaan akan terasa lebih ringan dan berdampak luas jika ditanggung secara gotong royong daripada dilakukan secara individu." Kata Barata.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengapresiasi kreativitas SMI yang memadukan pertunjukan seni dengan aksi sosial kemanusiaan secara unik. Pihaknya mendukung penuh inisiatif ini dan berharap konsep serupa dapat diduplikasi oleh komunitas lain agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, Emparty Fest #1 menjadi ruang perenungan mendalam yang mampu mengkolaborasikan rasa prihatin menjadi bentuk kepedulian bersama melalui media ekspresi seni.

"Emparty Fest ini satu perenungan yang luar biasa. Bagaimana menggali apa yang menjadi keprihatinan atau derita, lalu orang-orang di sekitarnya mengekspresikan kepedulian secara bersama-sama sehingga dikolaborasikan menjadi empati. Ini menjadi semacam pengingat bagi kita semua untuk bisa mengambil bagian dalam kehidupan sehari-hari dan peduli terhadap penderitaan orang lain. Saya kira ini sangat bagus sebagai pondasi dalam kehidupan pembangunan yang diekspresikan dalam bentuk seni," ujar Eko Sapto Purnomo.

Rangkaian acara ini menghadirkan beragam pameran lukis, patung, instalasi, fotografi, seni pertunjukan musik, teater, hingga workshop seni keramik. Pengunjung dapat menikmati seluruh sajian seni secara gratis tanpa tiket masuk.

Di area akhir pameran, panitia menyediakan Wall of Empathy sebagai wadah pengunjung menuliskan pesan kemanusiaan, serta kotak donasi yang seluruh hasilnya akan disalurkan ke tempat penampungan anak-anak HIV/AIDS, komunitas disabilitas, dan panti jompo.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS