Dukung Resuffle, Kristan GEMAKU Sebut Jimly Asshiddiqie Sosok Tepat Perkuat Kabinet Jokowi

Kusumawati - Jumat, 16 April 2021 13:32 WIB
Prof Jimly Asshiddiqie undefined

JAKARTA (Soloaja.co) - Banyak pihak menyambut positif wacana resufle kabinet yang digulirkan Presiden Jokowi, termasuk dari Generasi Muda Khonghucu Indonesia (GEMAKU).

Sebagai organisasi muda milenial GEMAKU mendukung langkah resuffle jika memang benar adanya. Ketua Umum GEMAKU, Js Kristan dengan lugas juga sangat mendukung penuh resufle demi kebaikan kinerja pemerintah.

"Kami dukung resufle untuk kinerja yang lebih baik, termasuk mendukung jika Prof Jimly Asshiddiqie menjadi salah satu sosok yang digadang untuk menjadi kandidat menteri, GEMAKU menilai sosok Jimly Asshiddiqie sebagai sosok netral yang imparsial, beliau tentunya akan bisa menjadi penyeimbang yang mumpuni untuk mengawal kepemimpinan pak Jokowi," ungkap Kristan, Jumat 16 April 2021.

Kristan menilai, Jimly Asshiddiqie juga dikenal sosok yang sangat dekat dengan semua kalangan dimana dia bukan sosok yang akan membela kepentingan bangsa secara sepihak, sosoknya sebagai cendikiawan sekaligus akademisi merupakan modal penting bagi seluruh komponen bangsa. Selain itu integritasnya sudah sangat teruji.

Kristan, Ketua umum GEMAKU

"GEMAKU berharap presiden mampu mempertimbangkan untuk melibatkan Jimly Asshiddiqie masuk dalam kabinet. Dalam sisa pemerintahannya Pak Jokowi kiranya sudah waktunya untuk memberikan sebuah landasan yang lebih imparsial bagi seluruh aspirasi anak bangsa. Prof Jimly Asshiddiqie adalah salah satu solusi terbaik figur untuk mengawal itu." Pungkas Kristan.

Seperti diketahui Jokowi sempat menyinggung soal resufle kabinet. Bahkan bocorannya menyampaikan menteri yang akan diresufle dengan inisial 'M'.

Sementara didalam kabinet Jokowi, nama inisial M ada beberapa, diantaranya Menko PMK Muhadjir Effendi, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Berdasarkan survei IPO terkait kinerja kementerian/lembaga, peluang reshuffle kabinet dan potensi capres 2024, Nadiem (dengan persentase 40 persen) termasuk lima besar menteri yang diinginkan publik untuk diganti. Nama lainnya ialah Menkominfo Johnny G. Plate (55 persen), Menkumham Yasonna H. Laoly (47 persen), hingga Mentan Syahrul Yasin Limpo (44 persen).

Melansir CNNIndonesia, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, mengatakan resufle kabinet akan dilaksanakan dalam Minggu Minggu ini. Kita tunggu saja gebrakan Presiden Jokowi untuk memperkuat jajaran kabinetnya.

Tags Resufle kabinet Bagikan

RELATED NEWS