Dukung Pelestarian Budaya, Puspo Wardoyo Terima Penghargaan Keraton Surakarta
SOLO (Soloaja.co) — Di tengah semarak peringatan Hari Tari Dunia di Keraton Surakarta Hadiningrat, sebuah momen penuh makna berlangsung khidmat di Bangsal Smarakatha, Rabu (29/4/2026) malam. Pihak keraton memberikan apresiasi khusus kepada pengusaha kuliner asal Solo, H. Puspo Wardoyo, atas kontribusi nyatanya dalam menjaga denyut kebudayaan Jawa.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah. Sosok yang akrab disapa Gusti Moeng ini menegaskan bahwa apresiasi tersebut merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan kepedulian Puspo Wardoyo dalam mendukung pelestarian budaya keraton, baik secara moral maupun material.
- Kinerja Moncer, BRI Raup Laba Rp15,5 Triliun di Triwulan I
- Telkom Perkuat Literasi Digital UMKM Lewat Kartini BISA Fest
Menurut Gusti Moeng, peran sektor swasta memiliki posisi strategis dalam menjaga keberlangsungan tradisi. Ia menyoroti kontribusi unit usaha milik Puspo Wardoyo, Kali Pepe Land, yang dinilai konsisten memberikan dukungan nyata, terutama saat keraton menghadapi keterbatasan dana dalam menyelenggarakan kegiatan budaya.
Luar biasa, perusahaan besar itu kan ada kewajiban untuk ikut melestarikan dengan memberi pendanaan. Mas Puspo Wardoyo melalui Kali Pepe Land sangat perhatian banget dengan pelestarian kebudayaan di keraton. Saya terima kasih sekali karena selalu maringi support redana untuk bisa kita mengadakan kegiatan, ujar Gusti Moeng dengan nada haru.
Pemberian penghargaan kepada seorang pengusaha kuliner pun dinilai tepat karena kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas budaya. Ke depan, sinergi ini diharapkan merambah sektor lain, termasuk rencana revitalisasi Sanggar Pedalangan Keraton yang lama terbengkalai guna menghidupkan kembali pembelajaran sesuai pakem.
- Unisri Surakarta Gandeng PT Mandom Bekali 405 Calon Wisudawan Personal Branding
- Pasca Tragedi KRL Bekasi, Muncul Usulan Ubah Posisi Gerbong Perempuan
Bagi H. Puspo Wardoyo, penghargaan ini merupakan amanah untuk terus merawat identitas budaya. Ia menegaskan bahwa Keraton Surakarta adalah kebanggaan yang wajib diuri-uri agar tidak hilang ditelan zaman. Ia juga berharap adanya penguatan kerukunan internal serta sinergi yang lebih solid antara keraton dan pemerintah.
Keraton Solo ini kebanggaan saya. Harapan saya, semua harus bersatu, rukun, kompak, dan juga harus kerja sama dengan pemerintah supaya bisa baik keratonnya, seperti di Jogja. Insyaallah, kita siap terus mendukung, tegas pemilik jaringan bisnis Wong Solo Group tersebut.
Acara yang berlangsung meriah ini turut diwarnai orasi budaya dari Sardono W. Kusumo, serta pertunjukan Beksan Sukomulyo dan Fragmen Dewi Sekartaji. Hadir dalam acara tersebut Sinuhun Pakubuwono XIV Hangabehi, Duta Besar Chili untuk Indonesia Mario Ignacio Artaza Loyola, serta Tedjowulan selaku Ketua Pelaksana Perlindungan dan Pengembangan Cagar Budaya Keraton Surakarta.
