Dr. Marita Istri Dubes RI untuk Kolombia Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum di UMS
SOLO (Soloaja.co) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meluluskan doktor baru pada Upacara Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS, Sabtu (26/9/2026). Salah satu lulusan yang menarik perhatian adalah Dr. Marita Fatimah, S.H., M.H., yang resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum.
Marita yang berprofesi sebagai advokat merupakan istri dari Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda, Barbados, serta Saint Kitts & Nevis, Drs. Tatang Budie Utama Razak, M.B.A.
- RS Indriati Solo Baru Gandeng Alpha IVF Malaysia Buka Layanan Fertilitas Modern
- SOLEC Ajak UMKM Go Digital, Wawali Astrid : Saatnya Kuasai e-Commerce
Dalam studinya, Marita menyusun disertasi berfokus pada analisis kebijakan hukum Proyek Strategis Nasional (PSN) serta dampaknya terhadap stratifikasi sosial berbasis welfare society. Penelitian tersebut membandingkan secara langsung implementasi kebijakan di Indonesia dan Kolombia.
Alumni Universitas Indonesia dan Universitas Esa Unggul ini mengungkapkan alasannya memilih UMS untuk menempuh pendidikan S3. Menurutnya, pendekatan hukum transendental di UMS memberikan sudut pandang akademik yang mendalam mengenai nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi.
Pengalaman mendampingi suami bertugas diplomatik di berbagai negara seperti Prancis, Amerika Serikat, Malaysia, Kuwait, hingga Kolombia dimanfaatkan Marita untuk mengumpulkan data penelitian secara komparatif. Ia melakukan wawancara dan kajian lapangan pada proyek pembangunan yang memiliki karakteristik serupa di kedua negara.
- Dari Yaman ke UMS, Usai Wisuda Asem Lanjut S2 Fisioterapi
- PDM Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Boyolali
Selain fokus pada ranah akademik, Marita memanfaatkan keberadaannya di Kolombia untuk memperkenalkan budaya Indonesia serta menjembatani potensi kerja sama internasional antara UMS dengan berbagai perguruan tinggi di sana.
Sementara itu, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. menekankan bahwa hakikat ilmu dalam perspektif UMS tidak berhenti pada penguasaan materi belaka, melainkan harus diwujudkan dalam nilai transendensi yang memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat luas.
