Dorong Literasi, Pemkot Solo Hadirkan Pojok Baca di Mal
SOLO (Soloaja.co) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mewujudkan visi kota maju. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menghadirkan ruang publik produktif dan ramah literasi melalui kolaborasi dengan sektor swasta.
Hal ini terlihat dari peninjauan Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani di titik pojok baca di Neo Solo Grand Mall pada Selasa (6/1), hasil kerja sama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Surakarta dengan pengelola pusat perbelanjaan tersebut.
- KAI Daop 6 Amankan 214 Barang Penumpang Tertinggal
- 2.050 Mahasiswa KKN UNS Duta KMP dan BPJS Ketenagakerjaan
Inovasi ini memanfaatkan lokasi dengan mobilitas tinggi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
"Biasanya ruang publik di mal digunakan untuk berkegiatan bersama keluarga. Namun di sini kita jadikan sebagai ruang publik yang produktif, untuk meningkatkan literasi dan membudayakan gemar membaca," ujar wawali Kota Surakarta Astrid Widayani.
Disebutkan, peningkatan literasi adalah komitmen bersama yang melibatkan seluruh perangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat.
- Tokoh Lintas Agama Apresiasi Keamanan Nataru Jawa Tengah
- Prestasi Kinerja 2025, Kapolres Sukoharjo Beri Hadiah Umrah
Selain fokus literasi, Pemkot Surakarta juga terus mendorong terwujudnya Kota Layak Anak melalui penyediaan fasilitas pendukung di ruang publik, seperti ruang menyusui dan daycare.
Pemkot Surakarta menekankan pentingnya kerja kolektif dan kolaborasi lintas sektor. Inisiatif dari Neo Solo Grand Mall ini diharapkan dapat diikuti oleh lokasi strategis dan taman kota lainnya, sehingga budaya literasi semakin tumbuh merata di Kota Surakarta.
