Dapur Umum BAZNAS Sukoharjo Siapkan 2.000 Porsi Makanan Korban Banjir
SUKOHARJO (Soloaja.co) – Menanggapi dampak banjir yang meluas di wilayah Kecamatan Grogol, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo bergerak cepat dengan mendirikan dapur umum darurat di halaman Kantor Kecamatan Grogol. Langkah ini menjadi pusat layanan pemenuhan kebutuhan dasar bagi ribuan warga yang terdampak genangan air sejak Selasa malam.
Upaya kemanusiaan ini merupakan kelanjutan dari distribusi bantuan awal yang dilakukan Bupati Sukoharjo bersama BAZNAS pada Rabu (15/4/2026) pagi. Sinergi di lapangan diperkuat melalui koordinasi intensif bersama Pemerintah Kecamatan Grogol, BPBD Kabupaten Sukoharjo, serta Kodim 0726/Sukoharjo.
- Pantau Banjir, Kapolresta Surakarta dadan Forkopimda Turun Langsung
- PMI Solo Sedot Genangan di Wilayah Banjir, Salurkan Bantuan Logistik
Komandan BTB Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, menjelaskan bahwa kehadiran dapur umum ini krusial untuk memastikan suplai logistik warga tetap terjaga di tengah kondisi darurat.
"Langkah ini adalah bagian dari upaya terpadu untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi secara cepat dan merata. Sinergi antar-unsur di lapangan menjadi kunci efektivitas penanganan," ujar Sofwan.
Jangkau 5.000 Warga Terdampak
Data lapangan menunjukkan jumlah warga terdampak sempat menyentuh angka 5.000 jiwa di berbagai titik. Meskipun pada Rabu malam kondisi banjir mulai berangsur surut, operasional dapur umum tetap berjalan maksimal.
Sedikitnya 2.000 porsi makanan siap saji disiapkan dan didistribusikan langsung ke titik-titik pengungsian maupun rumah warga yang masih terisolasi.
- Wamen Dikdasmen Pantau TKA dan Digitalisasi di SD Kanisius Wonogiri
- Lahan Tidur Disulap Jadi Kebun, Kelompok Perempuan Ini Jadi Inspirasi
Distribusi bantuan logistik ini menjangkau sejumlah wilayah terdampak parah, di antaranya:
* Desa Sanggrahan
* Desa Cemani
* Desa Manang
* Desa Madegondo
* Desa Kadokan
Perhatian Khusus untuk Balita dan Lansia
Selain makanan siap saji, BAZNAS Kabupaten Sukoharjo juga menyalurkan paket "Sembako Ceria" serta bantuan khusus bagi kelompok rentan. Bantuan berupa susu untuk anak-anak dan popok (pampers) bagi balita turut menjadi prioritas guna menjamin kesehatan anak-anak di pengungsian.
Kehadiran dapur umum dan posko bantuan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana. Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan relawan, diharapkan kondisi masyarakat segera pulih dan aktivitas ekonomi di wilayah Sukoharjo kembali berjalan normal.
