Bupati Sukoharjo Resmikan SPPG Gatak Inisiasi Bambang Pacul
SUKOHARJO (Soloaja.co) – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, secara resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukoharjo Gatak Jati di Desa Jati, Kecamatan Gatak, Sabtu (17/1/2026).
Fasilitas ini merupakan inisiasi dari Bambang Wuryanto (Bambang Pacul) seorang tokoh politik Jawa Tengah, melalui Yayasan Garuda Suara Dharma untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Etik menyatakan rasa bangga atas hadirnya dapur SPPG ini. Ia menyebutkan bahwa dari total 84 titik yang direncanakan di Kabupaten Sukoharjo, titik di Desa Jati ini merupakan salah satu dari puluhan yang telah mengantongi izin operasional.
- MISC 2026: SD Muhammadiyah 1 Solo Bentuk Karakter Siswa
- Inovasi QryptoPay Mahasiswa UMS Raih Perak di Thailand
"Harapan kami, SPPG ini benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi anak-anak kita, khususnya di Desa Jati. Saya titip kepada pengelola untuk menjaga kualitas dan higienitas makanan. Jangan sampai ada kasus keracunan atau makanan tidak layak di Sukoharjo," tegas Etik Suryani.
Bupati juga mengimbau pihak sekolah dan masyarakat agar tidak terburu-buru mengunggah ketidakpuasan ke media sosial jika ditemukan kendala teknis. Ia meminta agar setiap masukan disampaikan langsung kepada pengelola SPPG demi menjaga suasana kondusif dan nama baik daerah.
Sementara itu, Ketua Yayasan Garuda Suara Dharma, Satria Bagus Purbaya, menjelaskan bahwa dapur ini akan melayani sekitar 2.400 penerima manfaat, mulai dari siswa sekolah hingga kelompok B3HP (ibu hamil, balita, dan ibu menyusui) di wilayah Korwil Gatak.
- Isra Mi'raj SD Muhammadiyah PK Solo: Generasi Cinta Salat
- Ungkap Curanmor, 3 Satpam UMS Raih Penghargaan Polda Jateng
Satria mengakui adanya sedikit penundaan jadwal operasional yang semula direncanakan pada Senin (19/1). "Kami terkendala pada proses administrasi virtual account untuk pencairan dana dari pusat ke mitra yayasan. Namun, dokumen sudah kami urus dan tinggal menunggu proses dari pihak bank," jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa operasional dapur ini memberdayakan relawan dari warga sekitar sebagai bentuk fasilitas ekonomi lokal. Satria berkomitmen menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat untuk memastikan sajian yang diberikan berkualitas tinggi dan aman dikonsumsi.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Camat, perangkat desa, kepala sekolah di wilayah Gatak, serta perwakilan dinas terkait. Program ini diharapkan menjadi pilar utama dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di Sukoharjo.
