Baznas Sukoharjo Kirim Air Bersih langsung ke Aceh Tamiang
SUKOHARJO (Soloaja.co) – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bersama Baznas dan masyarakat menunjukkan solidaritas lintas pulau dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan besar-besaran untuk korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Pada tahap kedua, Rabu (14/1/2026), sebanyak 10 truk bantuan logistik mulai didistribusikan ke titik-titik terdampak.
Sinergi Lintas Sektor
Misi kemanusiaan ini dilaksanakan atas arahan Bupati Sukoharjo melalui koordinasi dengan Kodim Sukoharjo. Komandan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, menyatakan bahwa bantuan menyasar kebutuhan vital warga.
- Sweet, Fres & Natural Rilis Dessert Collection Terbaru
- Pastikan Hak Kesehatan, Polres Sukoharjo Periksa 13 Tahanan
"Kondisi di Aceh Tamiang masih dalam situasi darurat. Kebutuhan dasar seperti air bersih dan pangan belum terpenuhi merata," jelas Sofwan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara terukur guna menjamin ketepatan sasaran:
* Tahap I: Pengiriman logistik dan unit genset senilai Rp800 juta.
* Tahap II: 2.000 karton air mineral (4 truk) telah diterima BPBD Aceh Tamiang dan Yonif 111 Karma Bhakti.
* Tahap Lanjutan: 3.000 karton air mineral (6 truk) sedang dalam perjalanan dari Medan, ditambah alat pertukangan (angkong, cangkul, sekop) dan paket sembako.
Sentuhan Pendidikan di Pidie Jaya
Selain bantuan fisik di Aceh Tamiang, BTB Sukoharjo juga memberikan dukungan bagi pemulihan pendidikan di Pondok Pesantren Mudil Hasani Al Aziziyah, Pidie Jaya. Bantuan berupa Al-Qur'an, buku Iqro, hingga pemasangan mesin pengolah air bersih diserahkan untuk membantu para santri.
- Libur Isra’ Mi’raj, KAI Daop 6 Operasikan 4 KA Tambahan
- Sejarah Lakon Wayang Sri Mulih Merti Dusun Desa Penggung
Solidaritas Nasional
Ketua Baznas Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM, menekankan pentingnya dukungan jangka panjang bagi warga Aceh.
"Penanganan bencana tidak cukup berhenti pada respon darurat. Harus ada komitmen kolektif agar masyarakat Aceh bisa bangkit kembali secara bermartabat," tegasnya saat ditemui di Kantor Baznas Sukoharjo.
Laporan ini sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban atas amanah masyarakat Sukoharjo yang peduli terhadap sesama di pengungsian.
