Home SOLOPOLITAN Biaya Tidak Murah, V...

Biaya Tidak Murah, Vaksin COVID-19 Gratis Diapresiasi Anggota DPR

Laila Ramdhini - Kamis, 17 Desember 2020 pukul 16.16
Vaksin COVID-19 Vaksin COVID-19 (sumber: Reuters)

Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Junimart Girsang mengapresiasi ketegasan Presiden Joko Widodo yang menyatakan vaksin COVID-19 tersedia gratis untuk seluruh rakyat. Menurutnya, Keputusan presiden tersebut menjadi kabar baik sekaligus menumbuhkan optimisme kepada semua pihak agar segera bangkit dari situasi sulit ini.

“Vaksinasi gratis untuk rakyat memang harus menjadi prioritas. Ini merupakan bentuk tanggungjawab dan bukti negara hadir untuk menjamin keselamatan rakyatnya. Apalagi dampak pandemi covid-19 semakin memberatkan semua lapisan masyarakat,” kata Junimart, Kamis, 17 Desember 2020.

Pembiayaan vaksinasi COVID-19 secara gratis ini, lanjut Junimart, tentu sangat besar. Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan vaksin sebesar Rp18 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021. Pembiayaan lain adalah untuk program vaksinasi sebesar Rp3,7 triliun, serta untuk pengadaan sarana dan prasarana penunjang sebesar Rp 1,3 triliun.

Selain itu, pemerintah juga masih memiliki ruang tambahan dana sebesar Rp 10 triliun, sehingga total biaya vaksinasi COVID-19 bisa mencapai Rp 33 triliun.

“Kami di DPR sebagai partai pengusung, pendukung pemerintah siap terus mendukung upaya-upaya dalam mencari solusi keluar dari pandemi COVID-19,” ujar Junimart.

Selama 2020, melalui dua kali revisi APBN, pemerintah pusat mengalokasikan belanja untuk COVID-19 dengan nilai mencapai Rp358 triliun, serta transfer khusus tambahan belanja untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 5triliun.

Junimart mengingatkan, dalam situasi kedaruratan ini, setiap program pemerintah yang menggunakan APBN harus dapat dipertanggugjawabkan dan dipastikan efektiVitasnya dalam menyelamatkan rakyat.

“Mengingat besarnya anggaran Covid-19 tersebut, sudah seharusnya, menjadi kewajiban kita semua untuk aktif mengawasi dan memonitor penggunaannya. Jangan kendor apalagi teledor,” katanya.

Meski vaksinasi COVID-19 ditanggung negara, Junimart mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Melihat biaya yang besar itu, perjuangan membebaskan diri dan negara ini dari pandemi membutuhkan kerja keras, kesabaran dan tentunya komitmen bersama,” ujarnya.