BI Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026 di Solo Square
SOLO (Soloaja.co) — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo resmi membuka gelaran Kick Off ADIKARYA FEST 2026 di Solo Square Mall pada Sabtu (23/5). Acara yang berlangsung hingga Minggu (24/5) ini mengusung tema "Tangguh Digital, Karya Budaya, dan Daulat Rupiah" sebagai wadah kolaborasi besar untuk memperkuat digitalisasi ekonomi dan pemberdayaan UMKM di Solo Raya.
Kepala Perwakilan BI Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, mengungkapkan bahwa ADIKARYA FEST 2026 dirancang untuk menghubungkan edukasi, apresiasi, dan aktivasi ekonomi masyarakat secara inklusif.
"Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat semakin mudah, aman, dan percaya dalam bertransaksi dengan tetap berpijak pada budaya lokal serta kebanggaan terhadap Rupiah," ujar Dwiyanto.
- Lasarus Bambang Terpilih Ketua KAFT UNS Periode 2025-2030
- Mengesankan ! Wisuda STIE Surakarta Diiringi Orkestra Megah di De Tjolomadoe
Tiga Pilar Utama Ekonomi Digital
Festival tahunan ini dibangun di atas tiga pilar strategis:
* ADIPATI: Fokus pada perluasan ekosistem transaksi digital (QRIS), literasi sistem pembayaran, dan pelindungan konsumen.
* SERDADU: Wadah edukasi kreatif Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah yang melibatkan generasi muda.
* KENDUREN: Program khusus untuk mendorong UMKM naik kelas melalui pameran produk dan penguatan adopsi digital.
Sebagai bentuk apresiasi, BI Solo juga menganugerahkan ADIPATI Award kepada pemerintah daerah dan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang dinilai sukses mempercepat elektronifikasi transaksi daerah serta implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI).
- Omzet Toko Naik 42%, SRC Dinilai Sukses Dampingi UMKM
- SRC Buktikan Pendampingan UMKM Bisa Dongkrak Omzet hingga 42%
Transaksi QRIS Solo Melesat 133,8%
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, hadir memberikan apresiasi tinggi atas sinergi intim yang terbangun antara BI Solo dan Pemkot Surakarta. Langkah ini dinilai krusial dalam mendongkrak efisiensi layanan publik dan daya saing UMKM.
Pertumbuhan ekonomi digital di Kota Bengawan sendiri menunjukkan performa luar biasa. Sepanjang tahun 2026, transaksi QRIS di wilayah Surakarta sukses menembus 25,1 juta transaksi, atau melejit sebesar 133,8% secara tahunan (year-on-year), dengan sokongan 452.980 merchant aktif.
“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Surakarta dan Bank Indonesia dapat terus diperkuat dalam pengembangan ekonomi digital, pemberdayaan UMKM, maupun penguatan Kota Solo sebagai kota budaya yang adaptif terhadap teknologi,” tutur Astrid.
- Cara Cerdas Menanam Cabai di Rumah Biar Tidak Boros Belanja
- UNISRI Kunjungi Rumah Pahlawan Slamet Riyadi, Tradisi Perkuat Karakter
Edukasi Kreatif dan Misi Sosial Lingkungan
Selama dua hari di Solo Square Mall, pengunjung disajikan beragam aktivitas interaktif. Mulai dari pameran UMKM, area edukasi Museum dan Perpustakaan BI, donor darah, hingga aneka kompetisi kreatif seperti Duta Rupiah, Modern Dance, dan Cerdas Cermat.
Tak berhenti di sini, antusiasme masyarakat juga terlihat dari tiket ADIPATI QRIS RUN 2026 (kategori 5K dan 10K) yang akan digelar 14 Juni nanti di Stadion Manahan. Tiket untuk 2.000 pelari terpantau sudah sold out. Menariknya, seluruh hasil penjualan tiket sport tourism ini akan didonasikan untuk aksi kepedulian lingkungan yang berkolaborasi dengan komunitas peduli lingkungan, Pandawara Group.
Rangkaian festival akbar ini nantinya akan ditutup melalui pilar ketiga, yakni KENDUREN UMKM, yang dijadwalkan bergulir pada 26–28 Juni 2026 mendatang di lokasi yang sama.
