Bedah Buku Astrid Widayani Inspirasi Mahasiswa Univet

Kusumawati - Senin, 22 Juni 2026 13:37 WIB
Wawali Solo Astrid Widayani bersama Joko Suryono Dekan FISH Univet Sukoharjo dalam acara bedah buku (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo sukses menggelar Kuliah Umum dan Bedah Buku "Astrid Widayani: The Untold Story" di kampus setempat, Kamis (18/6).

Acara yang mengusung tema Tren Kepemimpinan Anak Muda yang Profesional ini menghadirkan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, sebagai pembicara utama.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, hingga pelajar dari SMA dan SMK Veteran 1 Sukoharjo. Mereka tampak antusias menyimak setiap pemaparan yang disampaikan.

Dekan FISH Univet Bantara, Dr. Joko Suryono, M.Si, menegaskan bahwa kepemimpinan yang matang tidak pernah lahir dari proses instan, melainkan dibentuk melalui dinamika dan rekam jejak yang panjang. Menjadi pemimpin harus melalui proses dari bawah, berjuang, berkolaborasi, bernegosiasi, hingga mampu membentuk kepemimpinan yang demokratis.

Menurut Joko, isi buku biografi Astrid Widayani memberikan potret riil bagaimana nilai, visi, misi, serta dukungan keluarga menjadi fondasi penting bagi seorang figur pemimpin publik yang profesional.

Di hadapan para peserta, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani membagikan kiat suksesnya. Ia menggarisbawahi pentingnya mempertahankan keaslian jati diri atau authenticity di tengah kompetisi dunia profesional saat ini.

Astrid berpesan agar generasi muda menjadi diri sendiri dan terus mengasah keunikan yang dimiliki. Pemimpin masa kini, lanjutnya, harus mampu menjadi pemimpin yang membawa dampak positif dan menginspirasi lingkungan sekitar. Ia juga membakar semangat generasi muda untuk aktif mencari pengalaman baru melalui organisasi demi membentuk kematangan karakter.

Kisah menarik juga diungkap oleh dosen Ilmu Komunikasi FISH Univet, Adhika Prasetya K, MM, yang hadir sebagai keynote speaker. Adhika membeberkan kedekatan personalnya dengan sang Wakil Wali Kota karena memiliki kesamaan almamater, mulai dari SMPN 4 Surakarta, Undip, hingga program MBA UGM.

Hubungan keduanya bahkan menelurkan sebuah karya seni, di mana Astrid merekam ulang salah satu lagu ciptaan Adhika setelah resmi menjabat sebagai Wakil Wali Kota. Adhika menambahkan, multi-peran Astrid sebagai politisi, akademisi, pengusaha, sekaligus ibu rumah tangga menjadi alasan kuat mengapa buku tersebut sangat wajib dibaca oleh generasi muda.

Acara bedah buku ini ditutup dengan penampilan kejutan dari Astrid Widayani bersama The Adhika Project Band yang membawakan lagu "Jatuh Cinta di Solo" dan "Kangen". Riuh tepuk tangan peserta dan sesi bagi-bagi buku gratis bagi penanya terbaik menjadi penutup hangat agenda literasi kepemimpinan tersebut.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS