Auranala dan Woro Mustiko Tampil di Busan Performing Arts Festival 2026

Kusumawati - Rabu, 23 September 2026 10:28 WIB
Arunala dan Woro Mustiko tampil di Busan Performing Arts Festival 2026 (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Grup musik asal Surakarta, Auranala, sukses menghadirkan warna baru musik Indonesia dalam ajang Busan Performing Arts Festival 2026 di Busan, Korea Selatan, yang berlangsung pada 18–20 September 2026. Dalam helatan internasional tersebut, Auranala berkolaborasi dengan seniman musik tradisi dan modern, Woro Mustiko.

Auranala digawangi oleh tiga musisi berbakat Kota Solo, yakni Dimas Pratama (penyanyi dan DJ), Nandang Dwi Prasetyo (gitaris), serta Robertus Grassianus Bagus (musisi, komposer, dan instrumentalis flute). Sementara Woro Mustiko merupakan seniman muda multitalenta asal Semarang yang dibesarkan di Surakarta, dikenal luas sebagai penyanyi keroncong, pesinden, penari, hingga dalang.

Mengusung konsep "Lost in Harmony – Indonesia", Auranala bersama Woro Mustiko menyajikan perpaduan musik elektronik (EDM) modern dengan kekayaan budaya Jawa. Konsep ini menjadi representasi semangat generasi muda dalam memperkenalkan budaya Indonesia melalui pendekatan musik yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam proses kreatifnya, Auranala berupaya menghadirkan pengalaman musikal yang mempertemukan karakter musik modern dengan identitas budaya Nusantara. Kolaborasi ini dirancang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada penonton internasional secara menarik.

"Kami ingin menunjukkan bahwa budaya Jawa dapat terus hidup dan berkembang melalui berbagai bentuk ekspresi. Musik modern dan tradisi bukan sesuatu yang harus dipertentangkan, tetapi dapat bertemu dan menciptakan karya baru," ungkap perwakilan Auranala mengenai semangat yang mereka bawa ke panggung dunia.

Di panggung Busan Performing Arts Festival 2026, Auranala dan Woro Mustiko membawakan sejumlah nomor lagu, di antaranya Dhandhaka Soliloquy, Lumaku, Bintang Bintang, Kangen Ini Laut Tak Bertepi, Sesat Fikir, Medley Nusantara, serta lagu tradisional Korea, Arirang.

Keikutsertaan Auranala dalam festival internasional ini mendapat dukungan resmi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan LPDP melalui program Dana Indonesia Raya. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekosistem seni budaya serta memperluas promosi karya seni Indonesia ke tingkat global.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS