APPSI Solo Dukung Mas Dar Pimpin MBG di Sela Penyaluran Beras

Kusumawati - Kamis, 23 Juli 2026 12:17 WIB
APPSI Solo saat membantu menyalurkan beras SPHP Bulog Surakarta di Pasar Legi (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Ketua APPSI Kota Solo, Muzakki Amna, menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan penuh atas dilantiknya Ketua Umum APPSI, Sudaryono (Mas Dar), sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pernyataan tersebut disampaikan Muzakki di sela penyaluran beras SPHP Bulog gelombang keempat di Pasar Legi Solo, Kamis (23/7).

Muzakki menaruh harapan besar agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan lancar, sehat, serta berdampak langsung pada tumbuh kembang anak-anak.

"Kami berharap program MBG berjalan lancar, sehat, berkualitas, dan bermanfaat untuk anak-anak, sehingga mampu meningkatkan prestasi serta kesehatan mereka," ujar Muzakki.

Harapkan Sinergi MBG dan Kesejahteraan Pedagang

Selain menyoroti pemenuhan gizi anak, Muzakki menekankan pentingnya sinergi antara Program MBG dan pedagang pasar tradisional. Ia berharap pasokan bahan baku program MBG melibatkan pedagang lokal agar roda perekonomian pedagang pasar ikut terangkat.

Muzakki menegaskan bahwa seluruh pedagang pasar tradisional yang tergabung dalam APPSI siap mendukung penuh keterlaksanaan program prioritas tersebut di bawah kepemimpinan Sudaryono.

Kawal Penyaluran Beras SPHP di Pasar Legi

Di saat bersamaan, Muzakki memantau langsung pendistribusian beras SPHP dari Perum Bulog Cabang Surakarta kepada 75 pedagang anggota APPSI di Pasar Legi. Penyaluran ini merupakan respons atas aspirasi pedagang terkait minimnya pasokan sebelumnya.

Pada penyaluran beras SPHP Bulog Surakarta pada tahap ke empat kali ini, disalurkan sebanyak 61 ton. Jumlahnya semakin meningkat sesuai kebutuhan pasar yang semakin tinggi. Apalagi Pasar Legi sebagai Pasar induk kota Solo menjadi pusat perdagangan beras di kota Solo.

"Kemarin para pedagang mengadu karena kuantitas yang didapat terlalu kecil, padahal kebutuhan pasar sangat tinggi. Kami berdiskusi dengan Bulog mengenai kondisi riil di lapangan, dan Alhamdulillah Bulog merespons positif dengan menaikkan kuota penyerapan," pungkasnya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS