272 Siswa Bersaing Dalam Ajang Sukaba Junior Medical Olympiad 2026
SOLO (Soloaja.co) – Upaya menghidupkan kembali geliat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) terus digencarkan di Kota Bengawan. Sabtu (8/5), sebanyak 272 siswa dari 172 SD negeri dan swasta memadati SMPN 1 Surakarta untuk bersaing dalam ajang bergengsi Sukaba Junior Medical Olympiad 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi LKP Suluh Kasih Bangsa, Dinas Pendidikan Kota Surakarta, dan Kelompok Staf Medik (KSM) Ilmu Kesehatan Anak RSUD Dr. Moewardi. Ajang ini menjadi panggung bagi siswa kelas 4 dan 5 untuk mengaktualisasikan pengetahuan medis dasar mereka.
- Donnie Sibarani Ajak Penonton Nostalgia di Panggung UNS
- Mahkota Kemuliaan dari 147 Hafiz Cilik SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, S.STP, M.A.P., menegaskan bahwa olimpiade ini bukan sekadar lomba, melainkan upaya membentuk agen perubahan. "Harapan kami, anak-anak ini menjadi penyampai informasi atau penyuluh kesehatan bagi dirinya sendiri maupun lingkungannya," ujar Dwi.
Dwi menambahkan, ajang ini menjadi pemantik agar unit UKS di tiap sekolah tidak lagi pasif. Ke depan, pihaknya berencana menjadikan pembekalan keterampilan medis ini sebagai agenda reguler. "SDM-nya kita siapkan lewat wadah ini, kelembagaannya juga kita intervensi melalui profil UKS yang aktif," imbuhnya.
Edukasi Orang Tua dan Guru
Tak hanya bagi siswa, panitia juga menggelar sesi "Sukaba Edutalk" khusus bagi orang tua dan guru pendamping. Ketua Panitia, dr. Enny Listiawati, menjelaskan bahwa sasaran kegiatan ini memang ganda: kompetisi bagi anak dan edukasi bagi pendamping.
- Tekan Harga Pakan, BULOG Salurkan SPHP Jagung di Solo Raya
- UNS Luncurkan Dana Abadi Untuk Beasiswa dan Riset
"Kami ingin menggeliatkan kembali minat anak untuk menekuni karier di bidang kesehatan. Di sisi lain, orang tua diberikan pemahaman mendalam, salah satunya terkait inovasi pencegahan demam berdarah melalui vaksinasi dengue yang efektif diberikan mulai usia 4 tahun," terang dr. Enny.
Uji Keterampilan Medis Dasar
Dalam olimpiade ini, peserta diuji melalui tiga materi utama, yakni pengetahuan umum seputar UKS dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), anatomi tubuh, hingga Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan Pertolongan Pertama Pada Penyakit (P3P).
"Antusiasme luar biasa. Sampai detik terakhir pendaftaran, peminat masih sangat tinggi. Ini bukti bahwa semangat anak-anak untuk menjadi dokter kecil yang bermanfaat bagi teman sebaya mereka masih sangat besar," pungkas dr. Enny.
