PB XIV Tinjau Tenda Jemaah Haul Habib Ali di Alun-Alun Utara

Kusumawati - Sabtu, 03 Oktober 2026 23:12 WIB
PB XIV Hangabehi melihat suasana tenda jumlah Haul Habib Ali di Alun-alun Utara Karaton Surakarta (Soloaja)

SOLO, soloaja.co — Sri Susuhunan Pakubuwono XIV (PB XIV) turun langsung meninjau tenda-tenda peristirahatan jemaah di kawasan Alun-Alun Utara Karaton Surakarta Hadiningrat pada Sabtu (3/10/2026) malam hingga Minggu (4/10/2026) dini hari.

Kunjungan spontan tersebut dilakukan guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan ketertiban ribuan jemaah dari berbagai daerah yang menghadiri rangkaian Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi.

Kawasan Alun-Alun Utara dan sekitarnya menjadi salah satu titik sentral fasilitas pendukung tempat bermalam para jemaah, mengingat lokasinya yang berdekatan dengan pusat acara di Masjid Riyadh Solo, Jalan K.H. M. Mashudi, Pasar Kliwon. Rangkaian kegiatan keagamaan tahunan ini sendiri berlangsung sejak 30 September hingga 4 Oktober 2026.

Dalam peninjauannya, PB XIV yang sebelumnya dikenal sebagai KGPH Hangabehi tidak sekadar mengecek kondisi fisik tenda. Suasana hangat dan sederhana menyelimuti interaksi saat Sinuwun menyapa serta berbincang langsung dengan para rombongan jemaah, di antaranya yang berasal dari Gondang Wetan (Pasuruan), Ngariboyo (Magetan), hingga rombongan dari Semarang dan Tegal.

Kerabat PB XIV sekaligus cucu Sri Susuhunan Pakubuwono XII, BRAj Lung Ayu, mengungkapkan bahwa peninjauan ini dilakukan tanpa perencanaan rumit sebelumnya.

“Kegiatan Mas Sunan (PB XIV) kali ini mendadak. Tadi malam Mas Sunan atau Sinuwun ingin mengecek ke tenda-tenda untuk memastikan jamaah atau peserta Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi bisa tidur dengan nyaman, aman, dan tertib,” terang BRAj Lung Ayu kepada awak media.

BRAj Lung Ayu menegaskan bahwa aksi tanggap ini merupakan manifestasi dari peran Karaton Surakarta Hadiningrat dalam mengayomi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Kehadiran keraton tidak hanya terbatas pada koridor pelestarian tradisi dan budaya semata, melainkan juga aktif mendukung berbagai kegiatan positif kemasyarakatan dan keagamaan.

Semangat pengayoman tersebut, lanjutnya, berkelanjutan dari historis panjang Karaton Surakarta. Sejak era Sri Susuhunan Pakubuwono XII bersama K.G.P.A.A. Mangkunagoro VIII menyatakan Maklumat Dukungan terhadap Republik Indonesia pada 1 September 1945, nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial terus diwariskan hingga era PB XIV saat ini.

Aksi blusukan hingga larut malam ini mendapat respons positif dari para jemaah. Selain memberikan rasa aman bagi warga luar kota yang tengah beristirahat, kehadiran pimpinan Karaton Surakarta tersebut menjadi simbol kebersamaan dan ramahnya Kota Solo dalam menyambut tamu dari berbagai penjuru tanah air.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌