Momen Langka, Ibu dan Dua Anak Wisuda S3 - S2 - S1 di UNS
SOLO (Soloaja.co) – Suasana haru dan bangga mewarnai Wisuda Periode IX Tahun 2026 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Sabtu (31/10/2026). Dr. Wara Pratitis Sabar Suprayogi, S.Pt., M.P., menjalani prosesi wisuda serentak bersama kedua anaknya, Salma Aulia Rahma, M.Pt., dan Ihsan Hafidz Salim, S.T.
Dalam kelulusan bersama ini, Dr. Wara merengkuh gelar Doktor (S-3) Ilmu Pertanian minat Peternakan. Putri sulungnya, Salma, menuntaskan pendidikan Magister (S-2) Peternakan. Sementara itu, putra bungsunya, Ihsan, resmi menyandang gelar Sarjana (S-1) dari Program Studi Teknik Kimia.
- UNS Wisuda 1.399 Lulusan Periode IX Tahun 2026
- Solo Jadi Pionir Santri Matic Kemenekraf, Respati Siap Dukung
Perjalanan akademik keluarga ini didasari oleh keteladanan nyata. Dr. Wara yang merupakan dosen di UNS sekaligus ibu empat anak ingin memberi dorongan moral langsung kepada putra-putrinya melalui pembuktian diri menyelesaikan studi S-3 di usia kepala lima.
"Anak-anak melihat sendiri bagaimana saya membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, dan pendidikan. Saya lebih banyak memberikan motivasi melalui contoh daripada sekadar menyuruh mereka melanjutkan sekolah," kata Dr. Wara.
Suasana pengerjaan tugas akhir di kediaman mereka pun tergolong unik. Dr. Wara merampungkan naskah disertasi di lantai bawah rumah, sedangkan anak-anaknya fokus menuntaskan tesis dan skripsi di lantai atas.
Putri sulungnya, Salma Aulia Rahma, mengaku sangat bersyukur atas kelulusan bersama ini. Tempat yang sama juga membawa ruang pengabdian baginya yang kini menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Indonesia Membangun Surakarta. Salma sempat menunda fokus Tesis S-2 demi mendukung sang suami menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu.
- Rebut Pasar Motor Listrik Soloraya, Gerai TAIGL Hadir di Grogol Sukoharjo
- Pameran Convergence UNP Tampilkan Karya DKV ISI Surakarta
"Saya sempat memprioritaskan untuk mendukung suami menuntaskan studinya terlebih dahulu. Setelah suami lulus sekitar satu setengah tahun lalu, saya kembali berfokus menyelesaikan studi S-2," ujar Salma.
Sementara itu, Ihsan Hafidz Salim memilih jalur berbeda di rumpun rekayasa Teknik Kimia. Putra bungsu Dr. Wara ini berhasil menuntaskan studi sarjana tepat waktu selama empat tahun dan meraih predikat cum laude.
"Saya merasa sangat senang karena tidak pernah membayangkan bisa wisuda bersama keluarga sendiri. Apalagi, kami bertiga sama-sama hadir sebagai wisudawan," ungkap Ihsan.
Momen kelulusan lintas generasi dalam satu panggung wisuda ini menjadi bukti nyata bahwa semangat menimba ilmu dan saling mendukung dalam keluarga dapat berjalan selaras tanpa terhalang usia maupun batasan kesibukan.
