MDMC Surakarta Kirim Ahli Sumur Bor dan Logistik ke Aceh

Kusumawati - Selasa, 20 Januari 2026 07:55 WIB
MMC Surakarta memberangkatkan relawan pengeboran sumur ke bencana aceh untuk memenuhi air bersih (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Muhammadiyah Kota Surakarta kembali menunjukkan gerak cepat dalam aksi kemanusiaan nasional. Melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), dua relawan ahli diberangkatkan menuju Provinsi Aceh untuk mengatasi krisis air bersih pasca-banjir yang melanda wilayah tersebut, Senin (19/1/2026).

Kedua relawan tersebut adalah Bambang Eko dan Nur Taufiq, personil berpengalaman dengan keahlian khusus di bidang Water Sanitation and Hygiene (WASH) serta Lingkungan Hidup. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, KH. Anwar Sholeh, M.Hum, dan Wakil Ketua PDM, Joko Riyanto.

Membawa Alat Berat Melalui Jalur Darat

Ketua MDMC Surakarta, Teguh Wahyudi, menjelaskan bahwa penugasan kali ini membawa misi teknis yang sangat vital. Tim berangkat menggunakan jalur darat dengan armada yang mengangkut mesin bor sumur untuk menyediakan akses air bersih bagi para penyintas.

“Fokus utama kami adalah membantu tim WASH di Aceh karena sebagian besar penyintas masih kesulitan mendapatkan air bersih. Selain mesin bor, kami juga membawa logistik berupa sembako, hygiene kits, perlengkapan sholat, hingga makanan bergizi dan susu,” ujar Teguh.

Para relawan ini dijadwalkan bertugas minimal selama satu bulan. Mereka akan bergabung dengan tim ahli MDMC Surakarta lainnya, yakni Deden Ilham (Data Informasi) dan Wahyono (Ahli Geologi), yang sudah lebih dulu bekerja di Poskor Banda Aceh.

Satu Komando dan Berpegang pada Fiqih Bencana
Dalam sambutan pelepasannya, KH. Anwar Sholeh berpesan agar para relawan senantiasa mengutamakan niat mencari ridha Allah dan tetap disiplin mengikuti prosedur yang berlaku.

"Kami berharap relawan tetap menjaga komunikasi dan bekerja sama dalam satu komando di bawah koordinasi PP Muhammadiyah. Tetap pegang teguh hukum yang berlaku serta prinsip Fiqih Bencana dalam setiap tindakan," pesan Anwar Sholeh.

Perluas Aksi untuk Wilayah Sumatera

Selain di Aceh, MDMC Surakarta juga telah menugaskan tiga personil melalui Tim Jawa Tengah yang saat ini bergeser dari Tapanuli Selatan menuju Aceh Tamiang untuk membantu pembangunan Hunian Sementara (HUNTARA) dan distribusi logistik.

Guna mendukung keberlanjutan aksi ini, Muhammadiyah Surakarta turut membuka penggalangan dana bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam di tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Diharapkan dengan hadirnya para ahli sumur bor dan bantuan logistik ini, kebutuhan dasar para penyintas dapat segera terpenuhi dan proses pemulihan pasca-bencana berjalan lebih optimal.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS