KONI Surakarta - BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Kontingen

Kusumawati - Selasa, 25 Agustus 2026 17:36 WIB
Kerjasama KONI Surakarta dan BPJS ketenagakerjaan melindungi atlet dan kontingen solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta secara resmi menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan penuh bagi kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Semarang Raya.

Komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam pertemuan pengurus KONI Surakarta bersama BPJS Ketenagakerjaan setempat, Senin (24/08).

Ketua KONI Surakarta, Her Suprabu, menegaskan bahwa langkah ini diambil guna menjamin rasa aman para atlet dan pelatih, mulai dari masa persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Menariknya, pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan dipastikan tidak mencederai alokasi anggaran operasional latihan.

"Iuran dibayarkan penuh oleh KONI Kota Surakarta tanpa mengganggu porsi penganggaran dana pembinaan," tegas Her Suprabu.

Perlindungan Komprehensif dan Jangka Panjang

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Dian Agung Senoaji, menyambut positif inisiatif ini. Ia merinci, sebanyak 750 atlet, pelatih, dan ofisial Kota Surakarta terdaftar dalam dua program utama:

  • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
  • Jaminan Kematian (JKM)

Perlindungan berlaku selama lima bulan, terhitung Agustus hingga Desember 2026. Kendati Porprov baru digelar Oktober, masa persiapan dan latihan dinilai sangat krusial.

"Risiko kecelakaan saat latihan, sparring, atau cedera fisik sudah sepenuhnya dilindungi. Atlet adalah aset berharga yang memiliki risiko tinggi sejak persiapan, tanding, hingga pascapertandingan," jelas Dian. Selain kontingen lapangan, perlindungan JKK dan JKM juga diperluas kepada 37 pengurus KONI Surakarta sejak Agustus 2026.

Sebagai pemacu motivasi, KONI Surakarta menyiapkan reward khusus bagi peraih medali berupa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan jangka panjang hingga 4 tahun ke depan. Melalui sinergi ini, para atlet diharapkan dapat fokus berlatih dan bertanding tanpa dibayangi rasa cemas demi mengharumkan nama Kota Surakarta di ajang Porprov Jateng 2026.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS