JCI Solo Buka WFA 2026 di Mangkunegaran: Fokus Kemandirian Anak Autis
SOLO (Soloaja.co) - Momentum inklusivitas mewarnai Pura Mangkunegaran pada Minggu (29/3). Junior Chamber International (JCI) Solo resmi membuka rangkaian "Walk For Autism (WFA) 2026" melalui kegiatan "Tour Pariwisata & Kunjungan Budaya Siswa-siswi SLB di Solo".
Suasana pembukaan terasa istimewa lantaran bertepatan dengan hari ulang tahun ke-29 Penguasa Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara X (Gusti Bhre).
Mengenakan batik, Gusti Bhre tampak berinteraksi hangat dan menyapa puluhan anak berkebutuhan khusus (ABK), termasuk mereka yang menggunakan kursi roda, memberikan suntikan semangat di tengah kunjungan budaya tersebut.
Local President JCI Solo 2026, Pulung Priyo Utomo, menegaskan bahwa WFA tahun ini bukan sekadar seremonial. Di tahun kedua pelaksanaannya, fokus utama dialihkan pada dampak jangka panjang bagi kemandirian anak.
"Fokus kami adalah kemandirian anak-anak autis melalui pemetaan minat bakat dan peningkatan kapasitas pendamping atau guru," ujar Pulung.
Rangkaian agenda telah disusun secara intensif hingga pertengahan April mendatang. Pada 2 April, bertepatan dengan Hari Autis Sedunia, akan digelar aktivitas kreatif di SLB Negeri Solo. Selanjutnya, pameran karya orisinal ABK akan menghiasi Pemedan Pura Mangkunegaran pada 11 April.
Puncak acara, WFA Walk, akan dilaksanakan pada 12 April dengan target 1.000 peserta jalan sehat bersama Gusti Bhre dan masyarakat umum. Sebagai penutup, akan digelar lelang online kain batik hasil karya tangan anak-anak tersebut.
Project Director WFA 2026, Cristian Tedy Prabowo, menjamin transparansi penuh dalam kegiatan ini.
Seluruh hasil lelang akan dikembalikan 100% kepada pihak sekolah untuk mendukung pendidikan mereka.
"JCI Solo adalah organisasi non-profit. Kami ingin karya mereka dikenal secara internasional melalui jaringan JCI Global," tambah Cristian.
Kegiatan ini turut dikawal oleh jajaran pengurus JCI Solo, termasuk Senator Liliek Setiawan dan VP Monica Christina, yang memastikan seluruh area Pura Mangkunegaran ramah aksesibilitas bagi anak-anak sepanjang acara berlangsung.
