IRT Ini Buktikan Kembangkan Usaha Bersama Sinergi Holding Ultra Mikro

Redaksi Daerah - Rabu, 08 April 2026 11:43 WIB
Sinergi Ultra Mikro Dorong Usaha Perempuan di Lebak Kian Maju (BRI)

LEBAK – Perjalanan usaha Siti Julaeha, seorang ibu rumah tangga di Lebak, Banten, berawal dari sebuah rak warung sederhana. Dari sana, ia mulai menjajakan kebutuhan sehari-hari sambil tetap bekerja demi menambah penghasilan keluarga. Seiring waktu, dengan dukungan sinergi holding ultra mikro BRI Group, usahanya berkembang dan kini menjadi salah satu pilihan utama warga sekitar.

Siti bercerita bermula dari langkah kecil di tahun 2017, dirinya memulai usaha bersama PNM Mekaar dengan modal awal Rp2 juta. Saat itu, Siti masih bekerja sambil menjalankan warung kecil-kecilan sebagai tambahan penghasilan.

Siti Julaeha asal Lebak, Banten, kembangkan usaha sambil urus rumah tangga ditopang sinergi holding ultra mikro BRI Group.

“Saat pandemi COVID-19 datang, saya harus berhenti bekerja dan memilih fokus melanjutkan usaha sembako. Di tengah kondisi sulit, saya tidak menyerah. Justru dari sinilah usaha saya mulai berkembang. Dengan dukungan modal dan pendampingan usaha serta berbagai pelatihan dari PNM, warung saya semakin besar dan penghasilannya pun makin stabil,” kenangnya.

BACA JUGA: BRI Peduli Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 9.500 Warga

Ia menuturkan bahwa dukungan BRI Group dirasakan secara nyata dalam perjalanan usahanya, salah satunya melalui skema angsuran yang ringan dan terjangkau. Dengan kondisi tersebut, Siti memiliki ruang untuk mengelola arus keuangan usahanya dengan lebih leluasa, sehingga selain memenuhi kewajiban angsuran, ia juga tetap bisa untuk memutar kembali modalnya serta menyisihkan sebagian hasil usaha bagi kebutuhan keluarga.

Seiring waktu, kestabilan usaha yang mulai terbentuk membuka peluang bagi Siti untuk terus berkembang. Konsistensi dalam menjalankan usaha serta kemampuannya dalam mengelola keuangan menjadi perhatian PNM Mekaar. Siti kemudian ditawari kesempatan untuk menjadi BRILink Agen, sebuah peluang yang membawa usahanya menjadi lebih berkembang.

“Awalnya hanya sebuah tawaran, namun ternyata itu adalah peluang besar. Di lingkungan tempat tinggal saya kebetulan belum ada BRILink Agen, sehingga kebutuhan masyarakat akan layanan transaksi sangat tinggi. Melihat peluang bisnis tersebut, saya makin mantap mengambil keputusan untuk menjadi BRILInk Agen,” ujarnya.

Keputusan tersebut menjadi awal bagi Siti untuk mengembangkan usahanya ke arah yang lebih luas. Dengan proses yang relatif mudah serta pendampingan berkelanjutan dari PNM Mekaar, ia mulai menjalankan layanan BRILink Agen di samping usaha warung sembakonya.

Alhasil, kedua usaha tersebut saling menguatkan. Warung sembakonya tetap berjalan, sementara layanan BRILink Agen semakin ramai dan menjadi andalan masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan.

Dari perjalanan usaha yang dijalani, Siti Julaeha kini telah berhasil memiliki toko dan rumah yang terpisah. Pencapaian ini mencerminkan perkembangan usaha yang tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan melalui perusahaan anak BRI, PNM menghadirkan program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) sebagai solusi pemberdayaan bagi perempuan prasejahtera yang belum memiliki akses ke layanan keuangan formal (unbankable) melalui penyediaan akses permodalan tanpa agunan serta pendampingan usaha secara berkelanjutan.

“Sinergi BRI Group melalui Holding Ultra Mikro (UMi) menjadi wujud komitmen dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu prasejahtera,” ucap Akhmad.

Tercatat, hingga Februari 2026, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah perempuan ultra mikro yang tersebar di 60.250 desa di seluruh Indonesia. Sementara itu, lebih dari 1,4 juta nasabah PNM Mekaar juga telah berhasil naik kelas ke BRI dan Pegadaian untuk mengembangkan usaha, memperluas peluang, serta meningkatkan kapasitas usahanya.

Pada periode yang sama, seiring dengan komitmen BRI untuk menciptakan sharing economy dan menggerakkan ekonomi lokal, lebih dari 420 ribu nasabah PNM Mekaar telah menjadi BRILink Agen yang dapat melayani kebutuhan transaksi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat peran dalam mendorong inklusi keuangan di tingkat komunitas.

Tulisan ini telah tayang di jogjaaja.com oleh Redaksi pada 08 Apr 2026

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS