Intensifkan Pengawasan, Kapolres - Dandim Sukoharjo Pastikan Stok Obat Umum di Apotik Aman

Kusumawati - Rabu, 14 Juli 2021 15:53 WIB
Kapolres dan Dandim Sukoharjo melakukan pengecekan toko obat dan apotik undefined

SUKOHARJO (Soloaja.co) - Penuhnya pasien rumah sakit, membuat banyak masyarakat yang reaktif bahkan positif covid19, memilih isolasi mandiri di rumah. Hal tersebut membuat kebutuhan obat umum yang dijual bebas di apotik meningkat.

Untuk mengantisipasi kelangkaan obat, ketersediaan dan kepastian harga sesuai HET, Polres dan Kodim 0726/Sukoharjo rutin melakukan cek lapangan.

"Kami mendapatkan informasi kalau banyak warga yang membeli obat dan vitamin, hingga stok obat vitamin banyak yang kosong. Tapi setelah kami cek masih aman. Stok obat anti virus masih ada, meski terbatas, juga vitamin masih ada alternatif," ungkap Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, saat memantau Apotik Kalbe Farma jalan Veteran Sukoharjo, Rabu 14 Juli 2021.

Petugas Kimia Farma menunjukkan stok obat anti virus yang masih ada, yakni jenis Azythromicyn yang dijual sesuai HET sebesar Rp 1.700 per butir. Namun untuk pembelian tetap harus menggunakan resep dokter, jadi terkontrol.

Kapolres bersama Dandim Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan selain memastikan stok obat aman, juga membentuk tim khusus untuk memantau distribusi dan harga obat, termasuk oksigen.

"Kami bersama jajaran Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo berusaha agar obat-obatan dan oksigen tidak terjadi kelangkaan. Hingga saat ini, kami belum menemukan adanya penimbunan. Tapi patroli tetap kami lakukan," tandas Dandim.

Editor: Kusumawati

RELATED NEWS