“Tumurun” Mahasiswa ISI Surakarta Raih Prestasi di JFW 2027

Rabu, 04 November 2026 14:45 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Kusumawati

1002313321.jpg
Syarifudin Aulya mahasiswa FSRD ISI Surakarta juara dalam JFW 2027 (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Mahasiswa Program Studi Desain Mode Batik Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta, Saifudin Aulya Akhsan, mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. 

Desainer muda asal Sragen ini sukses menyabet Juara 2 Lomba Perancang Mode Menswear (LPMM) Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 melalui karya bertajuk "TUMURUN".

Dalam ajang bergengsi yang diikuti 148 peserta se-Indonesia tersebut, Akhsan memukau para juri lewat eksplorasi kain tradisional Gedog Tuban. Wastra bernilai sejarah itu dirancang menjadi busana pria kontemporer yang modern tanpa menanggalkan akar budaya Nusantara.

Dosen Pembimbing Prestasi ISI Surakarta, Syarifah Nur Hajja, M.Sn., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian anak didiknya. Menurutnya, inovasi ini membuktikan kain tradisional memiliki daya saing kuat di industri mode modern.

"Kami berharap pencapaian Akhsan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan membawa identitas budaya Indonesia ke panggung fesyen yang lebih luas," tutur Syarifah.

Hal senada diungkapkan Kaprodi Desain Mode Batik ISI Surakarta, Agung Cahyana. Keberhasilan ini menegaskan kapasitas mahasiswa ISI Surakarta dalam melahirkan desainer yang inovatif dan profesional.

Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi FSRD ISI Surakarta sebagai pusat pendidikan seni dan desain yang konsisten berkontribusi bagi ekosistem industri kreatif nasional.