telkomsel
Rabu, 22 Juli 2026 09:14 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

KULON PROGO (Soloaja.co) – Upaya pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat terus digaungkan di kawasan resapan air. Melalui program Telkomsel Jaga Bumi, sebanyak 40 sukarelawan memobilisasi aksi penanaman 2.000 bibit pohon kopi di area sekitar Waduk Sermo, Desa Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo.
Aksi penghijauan ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat fungsi konservasi air tanah di kawasan waduk, tetapi juga membuka peluang pendapatan baru bagi warga sekitar melalui budidaya komoditas kopi.
Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan bagi keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Selain penanaman pohon, kegiatan ini turut dibekali dengan lokakarya budidaya kopi serta edukasi pembuatan Geblek, makanan khas Kulon Progo. Integrasi budaya lokal dalam kegiatan lingkungan ini ditujukan untuk merawat nilai-nilai kearifan lokal yang telah mengakar di masyarakat.
Manager CSR Environment and Ecosystem Telkomsel, Rifki Sa’bani, menegaskan bahwa komitmen keberlanjutan harus berjalan seiring dengan kesejahteraan sosial.
"Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga menumbuhkan harapan. Ketika alam tetap lestari dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya, di situlah kolaborasi menemukan makna yang sesungguhnya," ujar Rifki.
Melalui Telkomsel Jaga Bumi, aksi kolaboratif ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepedulian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi daerah.
Bagikan