Tekuk Popsivo, Gresik Phonska Siap Menuju Grand Final Proliga 2026

Sabtu, 11 April 2026 21:24 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001560511.jpg
Phonska Plus vs Popsivo Polwan (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia semakin dekat dengan tiket Grand Final Proliga 2026. Kepastian ini didapat usai mereka menumbangkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (23-25, 25-21, 25-23, 25-20) pada laga pembuka putaran kedua Final Four di GOR Sritex Arena, Solo, Sabtu (11/4/2026).

Kemenangan ini menjadi raihan positif ketiga dari empat laga yang telah dilakoni anak asuh Alessandro Lodi di babak empat besar.

Sejak awal laga, Phonska Plus langsung tancap gas dengan formasi inti yang mengandalkan Medi Yoku, Arnetta Putri, serta duo legiun asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko. Namun, Popsivo Polwan yang dimotori Yonkaira Pena dan Malwina Smarzek memberikan perlawanan sengit hingga berhasil mencuri set pertama dengan skor tipis 23-25.

Memasuki set kedua dan ketiga, tensi pertandingan semakin memanas. Adu taktik dan kejar-mengejar poin terjadi di lapangan. Meski Popsivo memberikan tekanan melalui blok rapat Chelsa Berliana, mentalitas Medi Yoku dkk teruji di poin-poin kritis. Phonska Plus berhasil bangkit dan merebut dua set berikutnya dengan skor 25-21 dan 25-23.

Dominasi Phonska Plus semakin terlihat di set keempat. Pertahanan kokoh yang digalang libero Yulis Indah membuat serangan-serangan Popsivo sering kandas. Phonska Plus sempat unggul jauh 18-12 sebelum akhirnya menyudahi perlawanan Popsivo dengan skor 25-20.

Pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi, menyebut kemenangan ini sebagai bukti ketangguhan timnya. "Setiap pertandingan di Final Four terasa sulit. Kami tidak boleh terlalu percaya diri, tapi hari ini kami menemukan performa terbaik bersama para pemain," ungkap Lodi usai laga.
Kapten tim Phonska Plus, Medi Yoku, mengakui timnya sempat tertekan di awal laga. "Kami sempat tertekan, tapi teman-teman berhasil keluar dari tekanan itu dan mengambil poin penuh hari ini," ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobriskov, memberikan apresiasi kepada skuad mudanya meski harus menelan kekalahan. "Tim lawan bermain sangat stabil. Pemain kami masih banyak yang muda sehingga kurang stabil, tapi saya sangat mengapresiasi kerja keras mereka," tukas Darko.

Senada dengan pelatihnya, kapten Popsivo, Amalia Fajrina, mengakui timnya kehilangan banyak momen penting akibat tekanan bertubi-tubi dari lawan. Kekalahan ini menjadi evaluasi bagi Popsivo Polwan untuk menghadapi laga sisa di babak Final Four.