UMS
Sabtu, 12 September 2026 09:16 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kesiapsiagaan bencana di lingkungan kampus. Melalui Direktorat Aset, Sarana, dan Prasarana (DASP), UMS menggelar pelatihan penggunaan pompa pemadam api (hydrant) di halaman Gedung Induk Siti Walidah pada Sabtu (12/9/2026).
Direktur DASP UMS, Taufiq Hidayat, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meyakinkan seluruh elemen operasional kampus memahami prosedur penanganan awal kebakaran demi memaksimalkan pelayanan serta keselamatan kerja.
“Kami memberikan pemahaman tentang keselamatan kerja, sehingga kenyamanan pelayanan di gedung-gedung UMS bisa maksimal,” ujar Taufiq usai simulasi.
Agenda berkala ini melibatkan Satuan Tugas Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), satuan pengamanan (satpam), tim kelistrikan, hingga tim pengelolaan air. Selain menerima pengarahan teori terkait bagian dan fungsi alat, peserta langsung mempraktikkan teknik mengarahkan semprotan air hydrant ke titik api.
Taufiq menambahkan, simulasi kebakaran ini rutin diselenggarakan setiap tiga bulan sekali dan digilir ke seluruh gedung UMS. Selain mengasah kecakapan personel, agenda ini berfungsi sebagai pengujian rutin kualitas fasilitas tanggap darurat, melengkapi pelatihan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang telah digelar sebelumnya.
Saat ini seluruh area Gedung UMS telah dipasangi proteksi kebakaran menyeluruh, mulai dari APAR, pendeteksi asap, sprinkler, hingga jaringan hydrant. Langkah preventif ini menegaskan komitmen UMS dalam menjamin keamanan dan kenyamanan civitas akademika.
"Harapannya pelatihan ini terus mengasah kesiapsiagaan personel, demi menjamin keamanan aset gedung dan sigap merespons jika timbul potensi bencana," pungkas Taufiq.
Bagikan