Sabet Kemenangan Perdana di APG 2026, Al Imran Sukses Tekuk Wakil Thailand

Jumat, 16 Oktober 2026 15:07 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002244731.jpg
Al Imran berlaga dalam APG 2026 di Jepang (Soloaja)

NAGOYA (Soloaja.co) — Atlet para bulu tangkis Indonesia, Muhammad Al Imran, mengawali langkahnya pada ajang Asian Para Games 2026 dengan hasil manis. Menjalani laga perdana di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Jumat (16/10/2026), Al Imran sukses membekuk wakil Thailand, Mongkhon Bunsun, dua set langsung dengan skor 21-14 dan 21-17.

Kemenangan pada laga pembuka nomor tunggal putra klasifikasi SL3 Grup D ini memiliki arti sangat penting bagi Al Imran. Selain menjadi penanda aksi perdananya di panggung olahraga disabilitas terbesar tingkat Asia, hasil ini sekaligus menjadi ajang pembalasan dendam (revans) yang tuntas. Pasalnya, Bunsun merupakan sosok yang menumbangkannya di partai final ASEAN Para Games 2025 lalu.

Hasil positif ini diraih Al Imran lewat perjuangan pantang menyerah. Ia mengaku sempat didera ketegangan luar biasa hingga kesulitan tidur pada malam sebelum pertandingan. Bahkan saat berlaga di set kedua, paha kaki kanannya sempat mengalami kram.

"Alhamdulillah tadi pertandingan bisa dimenangkan. Walaupun tadi di set kedua ada kram di paha, mungkin karena ini debut di Asian Para Games. Jadi rasa menggebu-gebu itu pasti ya. Bisa mewakili Indonesia itu kebanggaan tersendiri," ujar Al Imran seusai laga.

Pemain asal Jawa Barat tersebut menjelaskan kunci kemenangannya tak lepas dari evaluasi menyeluruh bersama tim pelatih usai kekalahan di Thailand sebelumnya. Strategi baru yang disiapkan terbukti efektif mematikan celah dan meredam pukulan-pukulan berbahaya lawan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Al Imran untuk bersaing di Grup D yang dijuluki "grup neraka". Pasalnya, grup tersebut dihuni oleh para pemain unggulan utama dari masing-masing negara, seperti Mongkhon Bunsun (Thailand), Daisuke Fujihara (Jepang), dan Jianyuan Yang (China).

Meski berstatus sebagai debutan, Al Imran memancarkan optimisme tinggi dan menargetkan medali emas. Selain harus mewaspadai persaingan ketat di grup, ia juga menaruh perhatian pada dua pilar kuat asal India, yakni peraih emas Paralimpiade Tokyo 2020 Pramod Bhagat dan peraih emas Paralimpiade Paris 2024 Kumar Nitesh.

Selain turun di nomor tunggal putra SL3, Muhammad Al Imran juga bakal tampil di nomor ganda putra SL3-SU5 berpasangan dengan Suryo Nugroho. Secara keseluruhan, tim para bulu tangkis Indonesia menerjunkan 15 atlet pada Asian Para Games 2026 dengan patokan target 2 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu.