dai
Kamis, 22 Oktober 2026 11:57 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Masjid As-Syiar Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta menggelar pengajian tasyakuran atas selesainya renovasi bangunan masjid pada Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Memakmurkan Masjid, Meningkatkan Kinerja, Meraih Keberkahan RRI Surakarta” ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala LPP RRI Surakarta sekaligus Pembina Masjid As-Syiar, Iwan Martono, Kepala Bagian Tata Usaha, Dian Margawati, para ketua tim, pengelola, pegawai RRI Surakarta, peserta magang, serta warga Kestalan.
Tasyakuran ini menjadi momentum penting untuk mensyukuri selesainya pembenahan fasilitas ibadah sekaligus memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan etos kerja di lingkungan instansi penyiaran publik tersebut.
Hadir sebagai penceramah, Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah dan sarana meraih keberkahan hidup.
“Bahwa keberkahan tidak diukur dari melimpahnya harta atau tingginya penghasilan, melainkan dari bertambahnya kebaikan dalam diri, keluarga, lingkungan kerja, hingga masyarakat.” Ungkap Ustaz Dwi.
Ustaz Dwi Jatmiko juga menyampaikan bahwa renovasi fisik masjid hendaknya diiringi dengan penguatan nilai spiritual dan peningkatan kualitas kinerja pegawai. Menurutnya, masjid bukan sekadar tempat bersujud, melainkan juga sarana menumbuhkan kejujuran, kedisiplinan, dan semangat pengabdian. Pekerjaan akan bernilai ibadah apabila dijalankan dengan niat ikhlas, penuh tanggung jawab, serta membawa manfaat bagi sesama.
Melalui kegiatan tasyakuran ini, renovasi Masjid As-Syiar diharapkan dapat memberikan kenyamanan beribadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan akhlak, penguatan silaturahmi, dan pembentukan karakter yang peduli pada agama, sesama manusia, sistem, dan lingkungan.
“Semangat tersebut selaras dengan nilai Hari Santri Nasional dalam memperkuat kontribusi umat untuk membangun bangsa, sehingga RRI Surakarta dapat terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.” Pungkasnya.
Bagikan