Selasa, 08 September 2026 18:18 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI yang juga Dewan Pembina Gerakan Solusi Indonesia (GSI), Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak dalam "efek akuarium" yang marak dipicu konsumsi media sosial. Pesan tersebut disampaikannya dalam acara Ngobrol Inspiratif bertajuk "Anak Muda Bagian Solusi Negeri" di Mon Kopi, Gentan, Baki, Sukoharjo, Selasa (8/9/2026).
Acara yang digelar GSI bekerja sama dengan Bank Jateng Cabang Sukoharjo ini dihadiri seratusan pelajar, mahasiswa, dan perwakilan organisasi kepemudaan se-Solo Raya. Turut hadir sejumlah narasumber seperti dr. M. Nasir Zubaidi, Zulkifli Gayo, Dr. Andina Elok Puri Maharani, Muhammad Firdaus, serta pemuda lokal Ahmad Fauzan Tirmidzi.
Prof. Pujiyono menilai derasnya arus informasi kerap membuat pemuda hanya melihat hasil akhir atau kesuksesan instan orang lain tanpa memahami proses jatuh bangun di baliknya. Kondisi tersebut memicu rasa cemas hingga munculnya stigma generasi instan.
"Dunia bergerak cepat, yang muncul hanya suksesnya seperti di akuarium. Perkara jatuh bangunnya tidak menjadi hal menarik yang ingin dilihat. Syarat utamanya adalah jadilah otentik, tidak harus menjadi orang lain untuk mengejar cita-cita. Anak muda adalah iron stock, pemimpin bisa datang dan pergi, tetapi penggerak negara tetap anak muda," tegas Guru Besar UNS tersebut.
Pandangan senada disampaikan Co-Founder GSI, Anas Syahirul, yang menepis anggapan bahwa pemuda saat ini gampang menyerah atau sering dilabeli generasi stroberi. Menurutnya, banyak pemuda yang terbukti mampu mandiri dan berkreasi. GSI hadir menyediakan platform jejaring untuk memfasilitasi pendampingan wirausaha, bantuan pendidikan, hingga aksi sosial.
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Plt. Kepala Dispora Sukoharjo, Suyatman, mengapresiasi ruang diskusi tersebut. Mewakili Plt. Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, pihaknya menegaskan komitmen Pemkab Sukoharjo untuk terbuka menjadi mitra kolaborasi bagi ide dan aksi kreatif pemuda.
Bagikan