Polres Wonogiri Gelar Latpraops 2026 Fokus Edukasi dan ETLE

Jumat, 30 Januari 2026 15:36 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001302191.jpg
Polres Wonogiri gelar Latpraops Operasi Ketupat Candi 2026 (Soloaja)

WONOGIRI (Soloaja.co) – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Wonogiri mulai memanaskan mesin untuk menjaga ketertiban jalan raya. Melalui Latihan Pra Operasi Keselamatan Candi 2026, jajaran kepolisian bersiap mengamankan arus lalu lintas yang diprediksi akan meningkat signifikan.

Kegiatan yang digelar di Aula Sanika Satyawada pada Jumat (30/1/2026) ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Wonogiri, Kompol Parwanto, S.H., M.H., bersama para pejabat utama Polres Wonogiri.

14 Hari Operasi Kemanusiaan

Operasi Keselamatan Candi 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Berbeda dengan operasi penindakan murni, operasi kali ini lebih menitikberatkan pada langkah preemtif (himbauan) dan preventif (pencegahan).

Kabag Ops Polres Wonogiri, Kompol Agus Syamsudin, S.H., menjelaskan bahwa misi utama kegiatan ini adalah meningkatkan disiplin pengendara serta menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Wonogiri.

Penindakan Modern: 95% Mengandalkan ETLE

Ada hal menarik dalam pola penegakan hukum tahun ini. Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan teknologi digital dalam menjaring pelanggar.
* ETLE (Tilang Elektronik): Mendominasi sebesar 95% dari total penindakan.
* Tilang Manual: Hanya dilakukan sebanyak 5% dan bersifat sangat terbatas.

"Pendekatan humanis dan profesional tetap menjadi prioritas kami di lapangan," tegas AKP Julius Marlon Gawe.

Waspadai Potensi Gangguan Jelang Lebaran

Dalam sesi paparan, Kasat Intelkam IPTU Sutarto, S.H. mengingatkan adanya peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri. Beberapa faktor seperti human error, titik kepadatan kendaraan, hingga kondisi infrastruktur jalan menjadi perhatian khusus agar tidak memicu kemacetan parah atau kecelakaan.

Wakapolres Wonogiri, Kompol Parwanto, juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh personel agar menjaga sinergitas antarsatgas. Ia menekankan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya dilihat dari aksi di jalan, tetapi juga ketepatan pelaporan dan koordinasi yang solid.

Langkah Strategis untuk Keselamatan Publik

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menambahkan bahwa latihan pra operasi ini adalah langkah awal yang sangat krusial.

"Latihan ini bertujuan menyamakan persepsi personel. Kami ingin Operasi Keselamatan Candi 2026 berjalan optimal, humanis, dan memberikan dampak nyata bagi rasa aman masyarakat Wonogiri saat berkendara," pungkasnya.