Polres Sukoharjo Lepas Wakapolres AKBP (Purn) Pariastutik dan 5 Personil Purna

Jumat, 29 Mei 2026 16:06 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001719661.jpg
Tradisi Pedang pora melepas personil Polres Sukoharjo purna Bakti (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Isak tangis haru dan suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Lobby Mapolres Sukoharjo, Jumat (29/5/2026). Polres Sukoharjo menggelar upacara tradisi Pedang Pora dalam rangka Ramah Tamah Wisuda Purna Bhakti dan Pelepasan Anggota Polri serta PNS yang resmi memasuki masa pensiun.

Kegiatan yang berlangsung di Mako Polres Sukoharjo Jalan Wandyo Pranoto ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Sukoharjo Ny. Dian Anggaito, jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta personel Polres Sukoharjo.

Pada periode ini, sebanyak enam personel resmi mengakhiri masa dinasnya dengan predikat baik. Mereka adalah:
1. AKBP (Purn) Pariastutik, S.H.
2. Kompol (Purn) Sumardi, S.H.
3. Kompol (Purn) Sugimin, S.H.
4. Ipda (Purn) Sunarno
5. Ipda (Purn) Margono
6. Penata Purwati (PNS)

Dalam sambutannya, AKBP (Purn) Pariastutik, S.H. menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Kapolres dan seluruh rekan sejawat atas dukungan yang diberikan selama dirinya aktif berdinas.

"Saya memohon maaf apabila selama bertugas terdapat perkataan maupun perilaku yang kurang berkenan. Semua itu semata-mata demi kemajuan organisasi Polres Sukoharjo," ujar AKBP (Purn) Pariastutik.

Senada dengan hal tersebut, Kompol (Purn) Sumardi, S.H. selaku perwakilan purnawirawan meminta doa restu agar bisa kembali beradaptasi menjadi masyarakat biasa dengan baik. "Semoga keluarga besar Polres Sukoharjo selalu diberikan keselamatan dalam melaksanakan tugas," ungkapnya.

Kapolres: Mereka Adalah Teladan

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas loyalitas dan dedikasi luar biasa yang telah diberikan para personel selama puluhan tahun mengabdi di institusi Polri.

AKBP Anggaito menegaskan bahwa berhasil menyelesaikan masa dinas hingga purna tugas tanpa cacat merupakan sebuah prestasi yang tidak semua anggota Polri bisa raih. Oleh karena itu, para purnawirawan ini wajib menjadi *role model* bagi personel yang masih aktif.

"Pangkat pengabdian tidak bisa didapat begitu saja. Tidak semua anggota Polri dapat menyelesaikan dinas hingga purna tugas. Maka dari itu, kita harus menjadikan beliau-beliau sebagai teladan," tegas Kapolres Sukoharjo.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir dari institusi, acara diakhiri dengan pemberian cinderamata dan prosesi Pedang Pora. Langkah kaki keenam purnawirawan saat melewati gerbang pedang para perwira muda menjadi momen emosional yang menandai berakhirnya masa bakti mereka bagi bangsa dan negara.