Polokarto Tumoto Expo 2026, Ajang Pamer Produk Unggulan Desa

Selasa, 21 Juli 2026 17:28 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001919452.jpg
Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengamati produk unggulan desa dalam Polokarto Tumoto Expo 2026 (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Pemerintah Kecamatan Polokarto bekerja sama dengan BUMDesma Polokarto Tumoto kembali menggelar Polokarto Tumoto Expo 2026. Ajang pameran potensi desa ini dipusatkan di Balai Pertemuan Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, dan berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (21–23/7/2026).

Pembukaan expo secara resmi dilakukan oleh Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, dengan didampingi jajaran pejabat terkait, Camat Polokarto Heri Wahyu Cahyono, serta tokoh masyarakat setempat. 

Expo ini diikuti oleh 17 desa se-Kecamatan Polokarto yang menampilkan beragam produk unggulan di stan masing-masing, mulai dari produk kuliner, hasil pertanian, hingga kerajinan tangan.

Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya expo yang mengusung tema Kolaborasi Membangun Desa, Menggerakkan UMKM Menuju Polokarto Tumoto dan Sukoharjo Spektakuler ini. 

“Semangat gotong royong atau cancut taliwondo antara jajaran kecamatan, pengurus BUMDesma, kepala desa, hingga TP PKK dan pelaku UMKM menjadi kunci suksesnya pembangunan daerah.” Ungkap Eko Sapto. 

Pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, dibutuhkan kolaborasi nyata. Kami berharap pameran ini tidak sekadar seremonial, tetapi mendatangkan transaksi maksimal dan membuat produk-produk lokal semakin dikenal luas. 

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan media sosial dan teknologi digital untuk memperluas jangkauan promosi produk UMKM Polokarto.

“Hari ini kita berada di era media sosial, optimalkan peran tersebut. Sosialisasi harus terus digenjot agar timbul rasa memiliki dari masyarakat dan menarik perhatian publik yang lebih luas,” imbaunya.

Ketua BUMDesma Polokarto Tumoto, Rini Wahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memperkuat jejaring usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa berbasis Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

BUMDesma yang merupakan transformasi dari program PNPM Mandiri Perdesaan ini mengelola modal awal Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebesar Rp2,8 miliar, dan per 31 Desember 2025 telah berkembang pesat menjadi Rp18,2 miliar, ungkap Rini.

Rini menambahkan, modal tersebut saat ini dimanfaatkan oleh 242 kelompok UMKM dengan total pemanfaat mencapai 4.025 orang yang tersebar di 17 desa. Dari hasil surplus tahun 2025 lebih dari Rp1,345 miliar, alokasi dana tidak hanya digunakan untuk tambahan modal usaha, melainkan juga disalurkan dalam bentuk bantuan bagi Rumah Tangga Miskin (RTM), dana pelatihan pemberdayaan UMKM, hingga Alokasi Hasil Usaha (PADes) sebesar Rp78.180.000 untuk 17 desa.

Rangkaian Polokarto Tumoto Expo 2026 dikemas sangat komprehensif. Selain pameran potensi desa, acara ini diisi dengan seminar mengenai diversifikasi bisnis BUMDes berbasis ekosistem ekonomi desa, pelbagai pelatihan usaha, hiburan rakyat, doorprize, hingga bermacam perlombaan seperti lomba poster, fashion show, dan penganugerahan stan terbaik.