Perkuat SDM, UNS Gelar Workshop "Tendik Berdampak" Kemendiktisaintek

Selasa, 07 April 2026 11:48 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001542926.jpg
Workshops SDM Kemendiktisaintek digelar UNS Surakarta (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) - Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi ditunjuk sebagai pelaksana program strategis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bertajuk "Tendik Berdampak: Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme Tahun 2026". Workshop yang berfokus pada bidang Analis SDM Aparatur (SDMA) ini berlangsung di The Alana Hotel & Convention Center Solo, mulai 6 hingga 10 April 2026.

Penunjukan UNS sebagai tuan rumah didasarkan pada tata kelola SDM yang dinilai mumpuni serta kapasitas institusi yang kuat dalam mendukung transformasi administrasi kepegawaian di lingkup pendidikan tinggi.

Membangun Fondasi Pendidikan Tinggi yang Berkualitas

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., dalam sambutannya secara daring menekankan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan rutin. Ia menyebut tenaga kependidikan (tendik) sebagai pilar strategis yang sering kali tidak terlihat namun menentukan kualitas institusi.

"Tanpa kehadiran tendik, sulit mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing. Peran yang Anda lakukan sangat strategis. Dari aktivitas kecil yang dilakukan tendik, kita berharap agenda perguruan tinggi menjadi jauh lebih baik," ujar Prof. Brian.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di delapan perguruan tinggi di Indonesia dengan spesifikasi bidang yang berbeda, di antaranya:
* UNS: Analis Sumber Daya Manusia (SDMA).
* UGM: Pranata Komputer.
* UI: Pustakawan.
* IPB: Pranata Laboratorium Pendidikan.
* Unpad: Analis Kebijakan.
* Unair: Arsiparis.
* Binus: Pranata Humas.
* UT-Ice Institute: Fasilitasi Pemanfaatan Modul Digital.

Kecepatan Administrasi dan Adaptasi WFH

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNS, Prof. Dr. E. Muhtar, S.Pd., M.Si., CfrA., menyoroti pentingnya profesionalisme dan kecepatan (speed) dalam pelayanan SDM. Menurutnya, hambatan administrasi sekecil apa pun dapat mengganggu kinerja organisasi secara keseluruhan.

"Tersumbatnya satu detik saja administrasi kepegawaian bisa mengganggu kinerja organisasi. Di era global ini, bukan lagi soal bisa atau tidak bisa, tapi siapa yang lebih cepat. Speed adalah kunci profesionalisme," tegas Prof. Muhtar.

Ia juga mengungkapkan tantangan baru terkait implementasi efisiensi melalui kebijakan Work From Home (WFH) sesuai SE Nomor 2 Tahun 2026. Mulai pekan ini, UNS mulai menerapkan WFH bagi tendik dengan penyesuaian di masing-masing fakultas.

"Sistem informasi kita harus siap mendeteksi keberadaan pegawai saat WFH agar tetap bisa dipanggil sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Sensitivitas teman-teman SDM sangat dituntut agar tidak hanya menunggu perintah, tapi proaktif melayani," tambahnya.

Tujuan Strategis Workshop

Program ini dirancang untuk mencapai beberapa target utama, antara lain:
* Penguatan Tata Kelola: Memperkuat pemahaman prinsip dan standar kebijakan SDM di perguruan tinggi.
* Peningkatan Teknis: Mengasah keterampilan penyusunan dokumen Anjab, ABK, dan peta jabatan.
* Manajemen Kinerja: Mengembangkan kompetensi rekrutmen serta perencanaan karier SDM.
* Digitalisasi: Mengoptimalkan pemanfaatan sistem informasi teknologi untuk layanan kepegawaian.
* Kolaborasi: Membangun jejaring antar pengelola kepegawaian PTN/PTS se-Indonesia.

Melalui workshop ini, diharapkan para peserta mampu membawa perubahan nyata di institusi masing-masing, memastikan layanan pendidikan tinggi tetap berjalan optimal di tengah dinamika perubahan regulasi dan teknologi.