UNS
Sabtu, 18 Juli 2026 07:42 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Gelaran Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah Tahun 2026 resmi ditutup di Auditorium GPH Haryo Mataram Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (17/7). Momentum penutupan ini sekaligus menandai diresmikannya kontingen terbaik Jawa Tengah yang siap berlaga di tingkat nasional.
Rangkaian kompetisi bergengsi ini telah berlangsung sejak 26 Juni 2026, dengan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang sebagai tuan rumah pembuka. Sebanyak 15 tangkai seni, mulai dari fotografi, baca puisi, tari, komik strip, vokal grup, dangdut, lukis, hingga seriosa, telah selesai dipertandingkan secara kolaboratif di 14 perguruan tinggi tuan rumah di Jawa Tengah.
Sekretaris Umum Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah, Dr. Iswoyo, S.Pt., M.P., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan sukses. Kompetisi ini berhasil menyaring para juara yang akan mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026 di Universitas Jember pada 12 Oktober mendatang.
"Target utama kami adalah mempertahankan gelar juara umum. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada 14 perguruan tinggi tuan rumah atas segala fasilitas yang diberikan," ujar Iswoyo. Ia juga menambahkan bahwa segala evaluasi dari pelaksanaan tahun ini akan menjadi bahan perbaikan demi menyambut Peksimida edisi berikutnya pada tahun 2028.
Dukungan penuh juga mengalir dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jateng, Dr. Ir. AR. Hanung Triyono, M.Si., menekankan bahwa Peksimida lebih dari sekadar perlombaan seni. Menurutnya, ajang ini merupakan ruang pembinaan kreativitas sekaligus wadah silaturahmi mahasiswa.
"Melalui kegiatan ini, lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan artistik dan karakter yang kuat. Tema *Merdeka Berprestasi, Seni Berdampak bagi Masyarakat* mengingatkan kita bahwa karya seni mampu memperkuat karakter bangsa, membangun kebudayaan, serta mendorong pembangunan ekonomi," jelas Hanung.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., yang hadir mewakili Rektor UNS, memberikan apresiasi tinggi kepada BPSMI Jateng, dewan juri, official, serta seluruh kampus yang terlibat dalam ekosistem pembinaan seni ini.
Prof. Dody mengingatkan para mahasiswa bahwa esensi seni terletak pada proses, kerja keras, dan keberanian untuk terus berkarya. Kepada kontingen yang resmi dilantik untuk maju ke Peksiminas, ia menitipkan pesan mendalam.
"Saudara-saudara adalah representasi mahasiswa dan seniman muda terbaik Jawa Tengah. Tugas Saudara tidak hanya membawa nama pribadi dan perguruan tinggi, tetapi juga membawa nama baik Provinsi Jawa Tengah. Tampilkan karya terbaik, jaga integritas, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan Peksiminas sebagai panggung untuk menunjukkan bahwa mahasiswa Jateng memiliki daya saing yang kuat," pungkasnya.
Bagikan