Pengurus PMI Kecamatan Dilantik, Wali Kota Solo Dorong Edukasi Kemanusiaan

Selasa, 08 September 2026 14:38 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002101104.jpg
Pelantikan pengurus PMI kecamatan Kota Surakarta di Loji Gandrung Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menyaksikan pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan se-Kota Surakarta di Loji Gandrung, Selasa (8/9/2026). Langkah ini dilakukan guna mempercepat jangkauan pelayanan kemanusiaan serta meningkatkan kesiapsiagaan bencana hingga ke tingkat basis.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, dan Ketua PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto. Pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan ini membawa empat pilar prioritas: jangkauan pelayanan yang cepat, pelaksanaan program lokal berkelanjutan, kesiapan jaringan relawan di tingkat kelurahan, serta penguatan sinergi kewilayahan.

 

“PMI tidak dapat bekerja sendiri. Kekuatan kita ada pada jaringan yang solid hingga ke bawah. Sebagaimana pesan Mas Wali, komitmen dan niat baik membantu kegiatan sosial harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Sumartono Hadinoto dalam sambutannya.

Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto, mengapresiasi peran aktif PMI yang konsisten membantu daerah, khususnya dalam respon tanggap bencana dan penanganan isu lingkungan. Ia mendorong PMI untuk mulai memperluas fokus ke arah program preventif serta edukasi gaya hidup sehat.

 

Respati juga memaparkan rencana Pemkot Solo dalam mengaitkan nilai-nilai kepalangmerahan ke dalam dunia pendidikan dasar. Pemkot tengah merancang penambahan materi kurikulum untuk jenjang SD dan SMP yang mencakup tiga pilar utama:

  • Life Skills: Pengajaran keterampilan dasar harian seperti melipat baju dan mencuci piring guna memupuk kedisiplinan sejak dini.
  • Etika Lalu Lintas: Edukasi adab berkendara dan ketertiban di jalan raya.
  • 7 Prinsip PMI & Budi Pekerti: Penanaman nilai kemanusiaan, adab, tenggang rasa, serta mitigasi dasar kebencanaan.

“Dalam kurikulum baru yang sedang dirapatkan bersama Dinas Pendidikan, saya berharap PMI ikut andil masuk ke SD dan SMP untuk mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadaban kepada generasi muda,” pungkas Respati.