NPC Dukung Anggaran Multiyears Pelatnas Usulan Menpora

Selasa, 23 Juni 2026 08:42 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001809965.jpg
Ketua NPCI Senny Marbun bersama atlet (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Kabar segar berembus bagi dunia olahraga disabilitas Tanah Air. National Paralympic Committee (NPC) Indonesia memberikan apresiasi tinggi atas langkah Presiden Prabowo Subianto yang mendukung penuh penerapan skema anggaran multiyears (multi-tahun) untuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Dukungan tersebut mengemuka setelah Presiden menerima pemaparan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Erick Thohir, dalam pertemuan strategis di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia, Rima Ferdianto, menegaskan bahwa skema pendanaan ini adalah jawaban atas tantangan klasik pembinaan atlet selama ini.

"Salah satu kunci pembinaan jangka panjang adalah pelatnas yang tidak terputus. Ketika anggarannya masih skema single year, biasanya program hanya sampai bulan Desember, lalu Pelatnas terputus di awal tahun karena harus menunggu anggaran baru turun," ujar Rima, Selasa (23/6).

Melalui skema multiyears, tim pelatih kini memiliki keleluasaan penuh untuk menyusun program kerja setahun utuh tanpa jeda. Hal ini dinilai krusial agar performa puncak (peak performance) atlet dapat terjaga secara konsisten.

Demi memperkuat payung hukum kebijakan ini, NPC Indonesia berharap komitmen tersebut dapat dituangkan ke dalam Peraturan Presiden (Perpres) tata kelola anggaran. Regulasi ini nantinya akan melengkapi Perpres Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang membidik target ambisius: menembus posisi lima besar pada Olimpiade dan Paralimpiade 2045.

Angin Segar bagi Pelatih dan Atlet

Sinyal positif ini juga disambut baik oleh jajaran kepelatihan di lapangan. Koordinator pelatih para-atletik Indonesia, Purwo Adi Sanyoto, mengakui kebijakan ini akan sangat mendongkrak efektivitas program latihan.

"Tentunya kebijakan tersebut menguntungkan kami sebagai pelatih untuk menyusun program latihan, sehingga persiapan atlet menghadapi seluruh rangkaian kompetisi menjadi lebih maksimal," kata Purwo.

Bagi cabor para-atletik—yang menjadi salah satu pilar prioritas dalam DBON—kepastian anggaran tanpa putus ini menjadi modal berharga menuju target besar terdekat, yakni Paralimpiade Los Angeles 2028.

"Para atlet jadi terbantu dengan adanya skema anggaran multiyears ini agar terus bisa mempersembahkan prestasi untuk Indonesia," pungkasnya.