Mahkota Kemuliaan dari 147 Hafiz Cilik SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo

Sabtu, 09 Mei 2026 20:44 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001656184.jpg
Wisuda hafizh SD Muhammadiyah PK Kottabarat (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Isak tangis haru pecah di Borobudur Ballroom Hotel Novotel Solo, Sabtu (9/5). Sebanyak 147 murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo resmi dikukuhkan dalam Wisuda Tahfiz ke-10 dan Wisuda Tilawah ke-8 Tahun Ajaran 2025/2026.

Momen paling menyentuh terjadi saat para wisudawan melantunkan lagu "Aku Ingin Jadi Hafiz Qur’an". Sambil berjalan perlahan, mereka menghampiri orang tua masing-masing untuk memasangkan mahkota secara simbolis di kepala ayah dan ibu mereka. Aksi ini menjadi visualisasi janji kemuliaan bagi orang tua penghafal Al-Qur'an di akhirat kelak.

Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nursalam, menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah titik akhir. Ia berpesan agar para murid menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam meraih cita-cita.

"Jadilah anak yang jujur dengan Al-Qur’an sebagai penuntun. Kami berterima kasih kepada orang tua, karena madrasah sesungguhnya bagi anak-anak adalah keluarga," ujar Nursalam.

Capaian Hafalan Beragam

Dari total wisudawan, sebanyak 76 murid mengikuti wisuda tahfiz dan 71 murid wisuda tilawah. Prestasi menonjol ditunjukkan oleh Naila Azka Zafira yang meraih predikat wisudawan terbaik dengan capaian hafalan lima juz, yakni juz 26 hingga juz 30.

Selain Naila, sebaran hafalan murid lainnya cukup beragam, mulai dari penuntasan juz 30 hingga capaian juz 3 yang menunjukkan progresivitas hafalan yang terjaga di lingkungan sekolah.

Wayang Golek Pitutur

Acara semakin berkesan dengan hadirnya Ustaz Ki Pujiono. Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono yang juga seorang dalang ini menyampaikan tausiah menggunakan media wayang golek pitutur. Ia menekankan pentingnya memahami makna ayat-ayat suci agar Al-Qur'an benar-benar menjadi solusi persoalan hidup.

Ketua panitia, Yuli Ekowati, menambahkan bahwa sekolah memberikan berbagai kategori penghargaan, mulai dari wisudawan termuda hingga wisudawan kakak-beradik. Langkah ini dilakukan untuk terus memupuk semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan di kalangan siswa.

Hadir pula dalam acara tersebut perwakilan Majelis Pendidikan PDM Kota Solo dan pengawas PAI Kemenag Kota Solo, yang turut mengapresiasi konsistensi sekolah dalam mencetak generasi Qurani yang cerdas dan berakhlak mulia.