Mahasiswa UMS Gelar Ngaji on The Road di CFD Solo

Minggu, 22 Februari 2026 16:54 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001390648.jpg
Mahasiswa UMS ngaji on the road di CFD solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Ada pemandangan berbeda di sela riuh rendah aktivitas olahraga dan kuliner di Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Minggu (15/2/2026). Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Pencinta Al-Qur’an (MPQ) UMS menggelar kegiatan unik bertajuk “Ngaji on The Road (Ngaroad)”.

Kegiatan ini bertujuan mendekatkan syiar Islam sekaligus menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an di ruang publik. Tak sendirian, kali ini MPQ UMS menggandeng Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Shabran untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Berantas Buta Huruf Hijaiyah

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Syukron, menjelaskan bahwa Ngaroad merupakan ikhtiar rutin yang sudah digelar sejak tahun 2023. Fokus utamanya adalah memberikan pengajaran membaca Al-Qur’an secara gratis dan langsung di tempat.

“Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi ikhtiar bersama dalam memberantas buta huruf hijaiyah serta menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujar Syukron, Kamis (19/2).

Lawan Rasa Malu demi Belajar

Sebanyak 60 peserta, yang didominasi oleh anak-anak dan remaja, antusias mengikuti bimbingan ini. Namun, Syukron menekankan bahwa Ngaroad terbuka untuk segala usia, termasuk orang dewasa.

Ia mengakui bahwa tantangan terbesar bagi peserta dewasa adalah rasa malu, terutama jika masih harus memulai dari level dasar atau Iqra di lingkungan terbuka.

“Banyak orang dewasa yang malu karena belum bisa membaca Al-Qur'an di lingkungan terbuka seperti CFD ini. Tapi kami tetap melayani untuk membaca Iqra dengan senang hati. Usia berapapun tidak menghalangi untuk belajar,” tegas Syukron optimis.

Syiar di Ruang Terbuka

Biasanya, Ngaroad dilaksanakan di CFD Colomadu, namun kali ini tim menyasar jantung Kota Solo untuk memberikan dampak yang lebih luas. Melalui metode yang santai dan terbuka, MPQ UMS berkomitmen untuk terus mensyiarkan Al-Qur’an agar lebih mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan yang digelar setiap tiga bulan sekali ini membuktikan bahwa dakwah tidak harus selalu di dalam masjid, tetapi bisa hadir di mana saja masyarakat berkumpul.