TMMD
Rabu, 03 Juni 2026 17:09 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Pemerintah Kota Surakarta bersinergi dengan Kodim 0735/Surakarta resmi membuka program Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap I Kelurahan Panularan dan Tahap II Kelurahan Gajahan Tahun 2026.
Acara pembukaan yang mengusung tema "Karya Bakti Daerah menguatkan ketahanan wilayah untuk mewujudkan Indonesia wilayah" ini berlangsung khidmat di Pendopo Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, Rabu (3/6).
Agenda tahunan yang dihadiri sekitar 100 peserta ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A., Kasdim 0735/Surakarta Mayor Cpl Warji, jajaran Lurah se-Kecamatan Laweyan, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya membacakan amanat Walikota Surakarta, Wakil Walikota Astrid Widayani menegaskan bahwa KBD merupakan wujud nyata semangat gotong royong antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kita bekerja secara terpadu untuk mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Tidak hanya fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial," ujar Astrid.
Fokus Pembangunan Infrastruktur fisik
Pada KBD kali ini, pembangunan fisik diarahkan pada solusi jangka panjang mengatasi permasalahan lingkungan di dua wilayah:
* KBD Tahap I (Kelurahan Panularan, Kec. Laweyan): Difokuskan pada perbaikan dan pembangunan saluran air di kedua sisi Jalan Kyai Siroj guna mengatasi sedimentasi dan risiko genangan air saat curah hujan tinggi.
* KBD Tahap II (Kelurahan Gajahan, Kec. Pasar Kliwon): Diarahkan pada perbaikan saluran air serta penataan lingkungan melalui pavingisasi di kawasan Jalan Reksoniten untuk meningkatkan mobilitas warga di tengah keterbatasan akses lokasi yang sempit.
Edukasi dan Sasaran Non-Fisik
Selain infrastruktur, KBD 2026 juga menyasar pembangunan non-fisik untuk menguatkan kapasitas masyarakat. Ragam kegiatan penyuluhan yang siap digelar meliputi:
* Penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Bela Negara, dan Nilai Ideologi Pancasila.
* Penyuluhan Kamtibmas dan Pencegahan Bahaya Narkoba.
* Edukasi Kesehatan (KB Kes Posyandu, Posbindu, dan penanganan stunting).
* Mitigasi bencana banjir dan kebakaran, serta tertib administrasi kependudukan.
* Aksi sosial berupa pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi.
Menutup arahannya, Wakil Walikota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif merawat hasil pembangunan ini. Menurutnya, partisipasi aktif warga adalah modal utama dalam mewujudkan Kota Surakarta yang nyaman, tangguh, dan berdaya saing.
Bagikan