TMMD regular Kodim 0726/Sukoharjo
Sabtu, 08 Agustus 2026 13:51 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, melaksanakan kegiatan pengawasan dan evaluasi (wasev) pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (8/8).
Dalam peninjauan tersebut, Kadispenad didampingi oleh Aster Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Gede Setiawan, Pjs. Kasrem 074/Wrt Letkol Inf Mohammad Miftahor Riski, Dansatgas TMMD Reguler ke-129 sekaligus Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Reza Sahputra, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Camat Grogol Herdis Kurnia Wijaya, serta jajaran pejabat terkait lainnya.
Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung progres pembangunan, baik sasaran fisik pokok maupun sasaran tambahan.
"Evaluasi berkala sangat penting untuk memastikan jika ada kekurangan atau hal yang perlu ditingkatkan, dapat segera diselesaikan sebelum penutupan resmi," ungkap Brigjen TNI Donny.
Berdasarkan paparan dari Dandim, capaian target secara umum telah menyentuh angka 90 persen. Mengingat waktu pelaksanaan yang tersisa lima hari lagi, ia mengaku optimis seluruh sasaran akan rampung 100 persen saat penutupan nanti.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo. Ia mengaku terkesan dengan perubahan signifikan di lapangan Desa Parangjoro sejak hari pembukaan TMMD.
"Kemanunggalan antara TNI dan masyarakat terbukti mampu mengubah tantangan berat menjadi ringan, serta mewujudkan pembangunan yang sebelumnya tidak terbayangkan. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo juga mencatat seluruh arahan dan masukan dari Tim Wasev guna mengonstruksikan program TMMD berikutnya agar berjalan lebih presisi dan sesuai dengan ruh yang digariskan Panglima TNI," kata Eko Sapto.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Letkol Inf. Reza Sahputra memaparkan detail perkembangan di lapangan. Dari total sasaran yang ada, tiga titik utama sudah selesai 100 persen, sedangkan titik lainnya berada di kisaran 80 persen dan diprediksi tuntas dalam lima hari ke depan. Pengerasan jalan serta pembuatan gorong-gorong menyisakan satu titik akhir menjelang selesai.
"Untuk sasaran tambahan seperti Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), progresnya telah mencapai 90 persen dan hanya menyisakan tahap pengecatan. Mengenai pemanfaatan lapangan sepak bola, pihak pemerintah desa dan kabupaten nantinya akan menindaklanjuti rekomendasi dari tim wasev untuk proses pengkondisian lanjutan," imbuh Dansatgas Letkol Inf Reza.
Sebagai informasi, program TMMD Reguler ke-129 di Desa Parangjoro ini mengerjakan sejumlah proyek fisik yang meliputi pembangunan talud irigasi persawahan sepanjang 1.351 meter dengan lebar 40 sentimeter dan tinggi 1,2 meter, serta betonisasi jalan sepanjang 758 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 10 sentimeter.
Selain itu, dibangun pula dua unit jembatan irigasi pertanian dan dilakukan pengurugan lapangan sepak bola seluas 101 meter x 70 meter dengan ketebalan 20 sentimeter. Untuk sasaran tambahan, Satgas TMMD melakukan renovasi 5 unit RTLH, pembuatan 5 unit sumur bor, perbaikan Masjid Al-Mubaroq, serta pembuatan pos kamling.
Bagikan