Keraton Surakarta
Minggu, 08 Februari 2026 13:47 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

JAKARTA (Soloaja.co) — Barisan dukungan bagi Panembahan Agung KGPH Panembahan Agung Tedjowulan untuk mengelola Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kian solid.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. A.M. Hendropriyono, secara eksplisit menyatakan dukungannya kepada Tedjowulan dalam pertemuan di Kraton Majapahit, Jakarta, Sabtu (7/2).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh deretan purnawirawan jenderal senior TNI dan Polri. Di antaranya mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan Laksamana (Purn) Yudo Margono, hingga sejumlah mantan Kapolri, KSAU, KSAD, dan KSAL. Hadir pula mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji serta perwakilan sultan dari berbagai penjuru Nusantara.
"Kami semua di sini mendukung Pak Tedjowulan dalam menjalankan keputusan pemerintah," tegas Hendropriyono. Ia merujuk pada Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 yang menunjuk Tedjowulan sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Surakarta.
Hendropriyono bahkan berharap pemerintah secara resmi menobatkan Tedjowulan demi masa depan kebudayaan nasional.
Menanggapi dukungan masif tersebut, Tedjowulan menegaskan bahwa langkahnya didasari kepatuhan sebagai prajurit terhadap negara. Ia menepis anggapan adanya ambisi pribadi untuk merebut takhta secara sepihak. Menurutnya, mandat ini adalah bagian dari amanah besar untuk menjaga marwah "Ratu Tanah Jawa" sebagaimana pesan leluhur.
"Ratu itu pemimpin jagat. Seorang pemimpin harus mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin rakyat dan jagat," ujar Tedjowulan. Dukungan dari para tokoh bangsa ini dinilai menjadi legitimasi kuat bagi Tedjowulan untuk memulai lembaran baru tata kelola Keraton Surakarta sebagai cagar budaya peringkat nasional.
Bagikan