FKKA PTNBH 2026: UNS Dorong Transparansi Kampus

Kamis, 22 Oktober 2026 15:25 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002267138.jpg
UNS Solo tuan rumah FKKA PTNBH 2026 (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Komunikasi Komite Audit Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (FKKA PTNBH) Tahun 2026 di Gedung Ki Hadjar Dewantara UNS Tower, Solo, Kamis (22/10/2026). Forum yang berlangsung selama tiga hari pada 21-23 Oktober 2026 ini diikuti oleh delegasi dari 23 PTNBH di seluruh Indonesia.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menyampaikan bahwa peningkatan jumlah perguruan tinggi berstatus PTNBH mencerminkan penguatan otonomi dan kemandirian pendidikan tinggi di Indonesia. 

“Otonomi memberikan keleluasaan bagi institusi untuk mengembangkan potensi, mengelola sumber daya, mendorong inovasi, serta merespons perubahan lingkungan secara adaptif. Namun, fleksibilitas tersebut harus diimbangi dengan penerapan Good University Governance.” Ungkap Prof Hartono. 

Perguruan tinggi tidak hanya dituntut untuk mampu mengambil keputusan dengan cepat, tetapi juga memastikan bahwa keputusan tersebut diambil melalui proses yang tepat, berdasarkan informasi yang memadai, dengan pengendalian risiko yang proporsional, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada para pemangku kepentingan, ujar Prof. Hartono.

Ia menegaskan bahwa Komite Audit memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem pengendalian internal dan meningkatkan kualitas manajemen risiko, terutama di tengah kompleksitas tantangan pengelolaan keuangan, aset, serta transformasi digital.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Komite Audit, Prof. Dr. Bahrullah Akbar, menjelaskan bahwa forum ini menjadi momentum untuk memperkuat fungsi pengawasan Komite Audit dalam mendukung tugas Majelis Wali Amanat (MWA). 

Ada sejumlah isu strategis yang dibahas bersama, meliputi pengawasan nonakademik, audit kinerja, akuntabilitas sumber pendanaan, hingga kebijakan remunerasi.

“Kami berharap pada sidang pleno setelah sesi komisi nanti dapat dirumuskan program kerja khusus, termasuk pertemuan rutin secara daring dan penyusunan materi strategis untuk mendukung kemajuan kampus masing-masing,” kata Prof. Bahrullah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MWA UNS, Prof. Muliaman Darmansyah Hadad, Ph.D., mengingatkan bahwa status PTNBH membawa tanggung jawab sosial yang besar kepada masyarakat. 

“Ada empat tantangan utama dalam penguatan tata kelola PTNBH, yakni menjaga integritas, menyeimbangkan misi akademik dengan tuntutan kemandirian finansial, mengantisipasi risiko transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI), serta memenuhi standar tata kelola berkelas dunia.” Tegas Prof Muliaman.

Rangkaian acara FKKA PTNBH 2026 ini juga diisi dengan keynote speech dari Pimpinan PKN VI BPK RI Drs. Fathan Subkhi, Seminar Nasional yang menghadirkan narasumber ahli seperti Prof. Dr. Cris Kuntadi dan Prof. Dr. Mardiasmo, serta sidang komisi untuk merumuskan rekomendasi tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.