Rabu, 27 Desember 2023 07:20 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) - Dinas Peranian dan Perikanan (Dispertan) Sukoharjo mulai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian, berupa traktor roda empat, combine harvester besar, power threser serba guna, kendaraan roda 3 dan pompa air.
Jika pengelolaan tidak optimal, maka Alsintan akan ditarik kembali lalu diserahkan kepada kelompok tani lain.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo Bagas Windaryatno mengatakan bahwa bantuan Alsintan ini bersumber dari APBN TA 2023 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.
"Ada beberapa jenis alat yang diterima oleh gabungan kelompok tani, kelompok tani dan P3A. Seperti traktor roda empat, combine harvester besar, power threser serba guna, kendaraan roda 3 dan pompa air," kata Bagas Windaryatno, dikonfirmasi Selasa 26 Desember 2023.
Dengan bantuan ini, Bagas berharap akan memperlancar proses produksi dan budidaya pertanian di Sukoharjo ke depan. Sehingga bisa mempertahankan provitas yang sesuai data BPS terbaru provitas di Sukoharjo paling tinggi di Jawa Tengah.
"Provitas harus dipertahankan, tertinggi di Jawa Tengah sesuai rilis BPS terbaru, yakni 6,6 ton gabah kering giling per hektar," kata Bagas.
Namun, ada beberapa point yang harus diperhatikan oleh penerima bantuan. Seperti, bantuan yang diberikan kepada kelompok penerima bantuan secara gratis tanpa ada pungutan biaya apapun dan tidak untuk diperjualbelikan.
Selain itu, dalam rangka optimalisasi pemanfaatan bantuan alsintan pengadaan APBN Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, maka bantuan alsintan yang tidak dimanfaatkan secara optimal oleh penerima bantuan (mangkrak) akan dilakukan relokasi kepada kelompok lainnya yang lebih membutuhkan.
"Penerima bantuan Alsintan wajib menyampaikan Laporan Pemanfaatan bantuan Alsintan secara Rutin setiap Musim Tanam kepada Penyuluh Wilayah Binaan kalau tidak optimal, bantuan akan dialihkan," imbuh Bagas.
Bagikan