UMKM
Minggu, 23 Agustus 2026 17:17 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SRAGEN (Soloaja.co) — Sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Rijal Sabilillah N dari program studi Ilmu Hukum, menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan dan intimidasi di SD Kedawung 4, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Selasa (21/7/2026).
Mengusung tema “Sekolah Hebat Anti Kekerasan dan Intimidasi (SEHATI)”, kegiatan ini menjadi salah satu program kerja individu yang dirancang untuk memberikan edukasi serta pemahaman sejak dini kepada para siswa mengenai bahaya perundungan (bullying) dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Dalam pemaparannya, Rijal menyampaikan materi menggunakan pendekatan dan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar. Materi yang diberikan mencakup pengertian kekerasan dan intimidasi, bentuk-bentuk bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, hingga langkah-langkah konkret untuk mencegah serta mengatasis tindakan tersebut.
“Edukasi sejak dini diharapkan dapat membantu membentuk karakter siswa yang lebih peduli, berani, dan mampu menciptakan hubungan pertemanan yang sehat,” ujar Rijal di sela-sela kegiatan.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan dipenuhi antusiasme dari para siswa. Tidak hanya mendengarkan paparan materi, anak-anak juga diajak aktif berdiskusi dan berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Beberapa siswa bahkan memberanikan diri maju ke depan kelas untuk membagikan pendapat serta pengalaman mereka mengenai pentingnya sikap saling menghargai sesama teman.
Melalui program SEHATI, siswa diajak untuk membangun kebiasaan positif di sekolah, antara lain:
Melalui sosialisasi ini, Rijal berharap SD Kedawung 4 Mondokan terus menjadi tempat belajar yang aman, kondusif, dan menyenangkan. Ia juga menekankan bahwa pencegahan aksi kekerasan di lingkungan pendidikan bukan hanya tugas murid semata, melainkan butuh komitmen dan peran aktif bersama dari guru, orang tua, hingga seluruh warga sekolah.
Bagikan