Bupati Sukoharjo Resmikan Jembatan Merah Putih TMMD Sengkuyung Genengsari

Kamis, 21 Mei 2026 10:58 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001692845.jpg
Bupati Sukoharjo, Dandim 0726/Sukoharjo, Kapolres dan jajaran meresmikan Jembatan proyek TMMD sengkuyung desa Genengsari Polokarto Sukoharjo (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Akses perekonomian dan pertanian warga di pelosok Kecamatan Polokarto kini semakin terbuka lebar. Hal ini seiring dengan selesainya pembangunan dua infrastruktur jembatan penghubung yang digarap melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Kodim 0726/Sukoharjo.

Dua jembatan bercat merah putih yang membelah Desa Genengsari tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra melalui prosesi pemotongan pita, Kamis (21/5). Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo serta jajaran tokoh masyarakat setempat.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya berharap, keberadaan infrastruktur baru hasil gotong royong kemanunggalan TNI dan rakyat ini mampu mendongkrak kesejahteraan warga, khususnya di sektor agraria.

“Mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat sekitar, khususnya di Genengsari agar bisa meningkatkan perekonomian desa. Dua jembatan ini sudah bisa dimanfaatkan untuk aktivitas sehari-hari,” ujar Etik Suryani.

Pangkas Jalur Transportasi dan Pertanian

Sebelum adanya jembatan ini, mobilitas warga untuk menuju area persawahan maupun akses antar-desa sangat terbatas. Warga terpaksa harus memutar jalan dengan jarak yang cukup jauh dan memakan waktu.

Manfaat instan dari proyek fisik ini diakui oleh Karno (60), salah satu warga Desa Genengsari. Dirinya mengaku bersyukur karena kini aktivitas harian para petani tidak lagi terhambat kendala aksesibilitas.

“Kini untuk pergi ke ladang, jalan ke sawah, bertani, dan mencari rumput tidak lagi cemas. Sekarang tidak lagi memutar jauh karena bisa lewat jembatan ini,” ungkap Karno dengan antusias.

Rincian Proyek Fisik TMMD Sengkuyung II

Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra memaparkan bahwa program TMMD Sengkuyung II tidak hanya berfokus pada pembangunan jembatan, melainkan satu paket lengkap dengan infrastruktur penunjang di sekitarnya.

Berikut adalah rincian capaian pembangunan fisik yang berhasil diselesaikan:
* Jembatan Utama: Panjang 5 meter dengan lebar 3,5 meter (penghubung Desa Genengsari dengan Desa Kayuapak).

* Jembatan Kedua: Panjang 3 meter dengan lebar 3,5 meter.
* Pembangunan Talud: Dua unit talud penahan jalan masing-masing sepanjang 10,2 meter (lebar 0,5 meter) di sisi kanan-kiri jalan, serta satu talud sepanjang 290 meter (lebar 0,4 meter).

* Akses Jalan: Pembangunan jalan makadam sepanjang 475 meter dengan lebar 3 meter.
“Dengan adanya jembatan dan jalan makadam ini akan sangat bermanfaat bagi warga, terutama anak-anak sekolah karena tidak lagi harus memutar jauh,” terang Dandim Letkol Inf Reza Sahputra.

Sasar Program Nonfisik

Selain menyelesaikan target infrastruktur fisik yang masif, TMMD Sengkuyung II Tahun 2026 ini juga menggenjot aspek sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan nonfisik.

Selama program berlangsung, kodim bersama instansi terkait menggelar serangkaian penyuluhan untuk masyarakat. Mulai dari edukasi wawasan kebangsaan dan bela negara, strategi peningkatan hasil pertanian, pendampingan industri rumah tangga, penanggulangan bencana alam, tertib administrasi kependudukan, pelestarian lingkungan hidup, hingga optimalisasi layanan kesehatan melalui Posyandu dan Posbindu.